Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Unpad akan Terima Mahasiswa Baru via Jalur SNMPTN, SBMPTN dan SMUP (Mandiri)

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31525.JPG

    BANDUNG-Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2019, Universitas Padjadjaran (Unpad) akan mulai membuka penerimaan dari jalur mandlrl menggunakan Iayanan Seleksl Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) untuk jenjang S1 Akademik.

    Sebelumnya, SMUP hanya berlaku untuk prodi D4, S2, S3, spesialis dan Keprofesian. Hal ini merupakan respons atas kebljakan Kemenristekdikti yang memungkinkan seleksi PTN dengan komposisi kuota SNMPTN minimum sebanyak 20%, kuota SBMPTN minimum 40%, dan kuota seleksl mandiri maksimum 30%. 

    Adapun  kompoisi kuota (daya tampung) S1 Unpad untuk PMB 2019 adalah 25% untuk SNMPTN, 50% untuk SBMPTN, 25% untuk SMUP (Mandiri). 

    Layanan SMUP dapat diakses melalui laman unpad.ac.id pada jadwal yang akan ditentukan kemudian, setelah pengumuman hasil SBMPTN yang akan diumumkan pada 9 Juli 2019 oleh LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) lembaga yang dibentuk oleh Kemennstekdikti untuk mengelola seleksi masuk PTN. SMUP akan menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang didapat calon mahasiswa pada tahapan SBMPTN. 

    Nllal UTBK akan digunakan untuk seleksi pada SBMPTN dan SMUP bagi calon mahasiswa Unpad. Calon mahasiswa akan diuji potensi skoIastik dan potensi akademiknya dengan menggunakan ujian tulis berbasis komputer. Tes Potensi Skolastik (TPS) menguji kemampuan kognitif yang terdiri dari Comprehension Knowledge, serta Reading and Willing. 

    Sedangkan Tes Kompetensi Akademik (TPA) akan dibagi berdasarkan peminatan pilihan calon mahasiswa, Sains dan Teknologi (Saintek) dan Sosial dan Humaniora (Soshum). Kelompok TKA Saintek dengan materi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologl. Kelompok TKA Soshum dengan materi ujian yang terdlrl darl Matematika, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi. Persentase bobot antara nilal TPS dan TPA adalah 60% berbandlng 40% Komponen UTBK (TPS dan TKA) akan dlberi bobot yang berbeda pada setiap Prodi dan peserta akan dirangking berdasarkan hasll kumulatlf dari nilai komponen UTBK dikalikan bobotnya untuk setiap Prodi. 

    “Dengan adanya pembobotan nilal pada UTBK, kami berharap dapat melakukan seleksl yang Iebih baik pada calon mahasiswa melalui SBMPTN dan SMUP. Sistem tidak Iagi melakukan seleksi hanya menggunakan nilai total yang didapat darl tes," ujar Rektor Unpad Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, di Unpad Jalan Dipatiukur, Selasa malam (22/1). Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus