Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : PNPM Dorong Akselerasi Pembangunan di Jawa Barat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/halal-bihalal2011-22.jpg

    Gubernur Jawa Barat menyatakan sejak tahun 2007 hingga September 2011, pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan (MP) di 26 Kota/Kabupaten di Jawa Barat sudah menyerap dana sebesar Rp 966.567.000.000, yang terdiri dari dana Pemerintah Pusat Rp 778.980.000.000 dan dana dari Pemerintah Daerah Rp 187.587.000.000. Adapun besaran alokasi keseluruhan dana tersebut, meliputi; Kegiatan Sosial sebesar 15 persen, Lingkungan 80 persen dan Ekonomi 5 persen. PNPM menurutnya mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi di daerah masing-masing penerima dana.
     
    “Diharapkan semua elemen untuk terus berusaha memajukan dan mensejahterakan warga melalui PNPM Mandiri yang akan selalu dijalankan bersama-sama. Mari kita lanjutkan program ini dan perkuat sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan juga BKM sehingga pembangunan terus berjalan dan tingkat kemiskinan bisa terus diminimalisir,” tegas Heryawan beberapa waktu yang lalu, saat membuka Gebyar PNPM di Kota Depok. Hadir dalam acara itu perwakilan dari 1.697 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan fasilitator PNPM MP se Jawa Barat.
     
    Menurut Heryawan, hingga kini dari 5.778 Desa/Kelurahan di Jawa Barat yang tersentuh PNPM MP mencapai 1.697 Desa/Kelurahan yang tersebar di 26 Kota/Kabupaten dan 558 kecamatan. Dengan pelaksanaan PNPM MP di masing-masing wilayah, diantaranya mampu mengakselerasi pembangunan ekonomi lokal, pembinaan sumberdaya manusia dan pembangunan sarana/prasarana lingkungan. “Ada akselerasi partisipasi warga dalam poses pembangunan. Sehingga dengan keterlibatan warga diharapkan mampu mendongkrak hasil pembangunan lebih baik lagi,” ujarnya.
     
    Sementara Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum Budi Yuwono menjelaskan, hingga tahun 2011 ini, PNPM MP telah dilaksanakan di 33 Provinsi, 268 Kabupaten/Kota, 1.153 Kecamatann dan 10.930 Desa/Kelurahan. Dalam pelaksanaan PNPM MP, telah dikucurkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) kepada 8 juta keluarga miskin. Nilai dana BLM yang terserap hingga Juni 2011 mencapai Rp 4,3 triliun, yang terdiri Rp 3,6 triliun berasal dari dana APBN dan dana APBD sebesar Rp 740 miliar. “Pemanfaatan dana BLM, antara lain digunakan memperbaiki infrastruktur dasar yang alokasinya mencapai 84 persen,” tuturnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus