Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wahyudin: Len Perlu Gandeng Industri Kecil Teknologi Tinggi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/len-ptdi2.jpg

    NGAMPRAH-PT Len Industri (Persero) harus mulai melakukan kerjasama dengan industri kecil teknologi tinggi, jika ingin tetap eksis untuk bersaing dengan perusahaan lain sejenis yang saat ini mulai banyak. Demikian dikemukakan Direktur PT Len Industri, Wahyudin Bagenda, kepada wartawai usai KSO dengan Koperasi Keluarga Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SPFKK) PT DI, bertempat di Hanggar Bengkel KKSP FKK PT DI, Jalan Somawinata No.60 Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (04/10).

    “Len saat ini mulai melakukan restructuring dalam proses, karena tanpa melihat membangun supply chain industri daya saing kita kedepan itu lemah, karena jika semuanya diproduksi di len biaya tinggi,” tuturnya.

    Menurutnya, kapabilitas yang dimiliki eks karyawan PT DI sangat tinggi, sehingga jika pihaknya memberikan peralatan dirinya percaya mereka bisa mengoperasikannya sekaligus merawatnya dengan baik.

    “Saya milih mereka, pertama ada saling kepercayaan, kedua potensi dan kapabilitas eks karyawan PT DI cukup teruji sehingga apa yang kita berikan kita yakin mereka bisa melaksanakan,” tuturnya.

    Wahyudin mengharapkan, KSO antara PT Len dengan SPFKK PT DI, berjalan dengan baik serta mampu menghasilkan produk yang diharapkan.

    “Saya melihat mereka bisa bersaing dengan hasil yang mereka produksi,” ujar Wahyudin.

    Deputi Bidang Usaha Industri Strategi Manufaktur Kementerian BUMN, Irnanda Laksanawan mengataka, pihaknya akan kumpulkan BUMN untuk terus meningkatkan kemitraannya dengan kelompok lain yang ahli teknologi tinggi.

    “Tidak mustahil ini menjadi percontohan untuk bisa membantu membina temen-temen yang ahli dalam teknologi tinggi,” katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus