Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Menteri Perdagangan Membuka Muprov VII Kadin Jabar di Cirebon

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31742.jpg

    BANDUNG-Bertempat di Aston  Hotel Cirebon, Kadin Jawa Barat menggelar Musyawarah Provinsi atau Muprov VII, Kamis (7/2). Agenda pemilihan ketua Kadin Periode 2018-2023 itu  dibuka oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita serta dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

    Ketua Pelaksana Mulrov VII Kadin Jawa Barat Hari Raharta mengatakan ada tiga calon yang akan menduduki kursi ketua Kadin Jabar menggantikan Agung Suryamal yang sudah dua periode mempunyai Kadin. 

    "27 perwakilan Kadin kabupaten Kota kab/kota hadir ditambah perwakilan 16 asosiasi pengusaha akan memberikan suara, sementara daftar hadir pada pembukaan mencapai 400 orang," ujarnya.

    Ia mengatakan seluruh anggota kadin harus selaras dan bersatu memaksimalkan potensi untuk andil membangun Jawa Barat menjadi juara lahir dan batin.

    Enggar dalam sambutannya mengajak Kadin menjadi mitra sejajar dengan pemerintah. Hal ini berarti pendapat dari kadin terkait kebijakan ekonomi bangsa akan menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam membuat keputusan dan perundang-undangan .

    "Pemerintah selalu mendengar kata Kadin. Bahkan jika ada sebuah kebijakan, sebelum dikeluarkan. Maka Kadin akan cepat memberikan masukan, bahkan bisa berbicara langsung dengan presiden," katanya.

    Ia juga mengajak Kadin sebagai mitra yang baik bagi Pemprov Jawa Barat. Keinginan gubernur untuk membangun kawasan segitiga emas baru di wilayah timur Jabar harus direspon dengan baik.

    "Kawasan Cirebon, Majalengka dan Subang menjadi segitiga ekonomi baru di Jabar. Beruntung memiliki gubernur yang visioner melihat masa depan dengan baik, ini potensi bagi pengusaha untuk ikut membangun Jabar," tuturnya. 

    Dalam paparannya Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan sejumlah potensi yang dapat menjadi investasi kedepannya bagi pengusaha. Misalnya pengembangan kawasan Aerocity Majalengka, pengembangan pelabuhan dan jalan tol akan menumbuhkan kawasan ekonomi baru khususnya pertumbuhan perumahan dan pabrik. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus