Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sinergi BUMN: Len Industri dan Surveyor Indonesia Teken Kerjasama

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31798.jpg

    JAKARTA–PT Len Industri (Persero) dan PT Surveyor Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman kerjasama bersama 5 perusahaan BUMN lainnya yang disaksikan Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno. Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin dan Direktur Utama Surveyor Indonesia, Dian M. Noer melakukan penandatanganan kerjasama pada 12 Februari 2019 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

    Kerjasama Len Industri dan Surveyor Indonesia meliputi kerjasama kegiatan survei, verifikasi, inspeksi dan konsultansi teknis dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan di bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk industri dan prasarana. Antara lain meliputi perencanaan dan desain awal, konstruksi, serta operasional dan pemeliharaan.

    “Dengan PT Surveyor Indonesia kita sudah tidak asing. Terakhir, mereka yang menjadi konsultan pengawas independen Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang kita kerjakan. Proyek Palapa Ring sendiri sudah COD (Commercial Operation Date) per tanggal 21 Desember 2018 lalu,” jelas Zakky dalam keterangan tertulisnya. 

    “Jadi nanti sebagai sesama BUMN, kerjasama bisa masuk ke dalam hal monitoring TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), Kajian Dampak Lingkungan, Commisioning Supervision, atau mungkin Supervisi Quality and Quantity, dan masih banyak lagi,” imbuh Zakky.

    Kerjasama dilakukan dalam rangka mendukung pemastian kualitas dan kuantitas produk maupun jasa sebagai daya dukung penguatan industri strategis nasional melalui Sinergi BUMN di bidang Independent Assurance pada industri strategis nasional.

    Selain dengan PT Len Industri (Persero), pada acara yang sama PT Surveyor Indonesia (Persero) juga menandatangani kerjasama dengan PT Pertamina (Persero), PT PGN Tbk, PT DI (Persero), PT Dahana (Persero), serta PT Pertamina Bina Medika.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus