Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Emil, Dua Cara Ramaikan BIJB

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31834.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, ada dua cara untuk mengoptimalkan keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. ‎Salah satunya dengan memindahkan seluruh penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung ke BIJB. 

    ‎Sebelumnya, keberadaan Bandara Kertajati ikut disorot dalam dalam debat capres, yang digelar  Minggu (17/2) malam. Capres 02 Prabowo Subianto menyoroti sepinya bandara yang diresmikan Joko Widodo tahun lalu.

    Capres 01, Joko Widodo, yang merupakan petahana ini mengatakan untuk mengoptimalkan Bandara Kertajati, rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung akan dipindah ke bandara tersebut. Itu juga ditunjang keberadaan Tol Cisumdawu yang masih dalam tahap pembangunan. 

    Menanggapi itu, orang nomor satu di Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, terdapat dua opsi untuk mengoptimalkan keberadaan Bandara Kertajati. Pertama memindahkan seluruh penerbangan komersil di Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati, seperti yang diungkap Jokowi. 

    Kemudian rencana lainnya, memindahkan sebagian penerbangan di Bandara Husein Sastranegara ke Kertajati. Kedua bandara tersebut juga tetap berfungsi untuk melayani penerbangan komersil. 

    ‎"Itu kan opsi, opsi yang dibahas full 100 persen atau sebagian (penerbangan di Bandara Husein ke Kertajati)," kata Emil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (18/2/2019). 

    Sama seperti dibahas dalam debat, optimalisasi Bandara Kertajati juga terkendala masalah akses. Apalagi, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan masih belum selesai. Sehingga masyarakat khususnya di wilayah Priangan Timur masih kesulitan mengakses Bandara Kertajati. 

    "‎Problem Kertajati kan maslaah akses, Cisumdawu (belum selesai)‎. Presiden (Jokowi) sendiri menyampaikan juga kan," katanya. 

    Untuk tahun ini, pihaknya akan memaksimalkan Bandara Kertajati untuk penerbangan haji dan umrah. Angkasa Pura II juga telah berkomitmen untuk menyiapkan asrama untuk melayani jemaah haji yang akan berangkat. 

    "Kita fokus ke haji dan umrah. Karena itu kan perjalanan traveling yang tidak terlalu selalu dinamis. Karena ada schedule flight. Saya kira itu saja yang paling realistis. Itu juga sudah komitmen AP II, janji ke saya mereka akan bikin asrama haji temporer di bandara," ujarnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus