Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Temukan Kasus Dipteri

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/alma-lucyati1.jpg

    Bandung - Kasus penyakit dipteri yang menghebohkan di Jatim ternyata ditemukan pula di Jabar. Meski tidak menimbulkan kematian.

    "Kasus dipteri memang ditemukan di beberapa daerah di Jabar, tapi tidak sampai menimbulkan kematian," ujar Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Luchyati, hari Senin (17/10).

    Alma mengatakan jumlah kasus dipteri di Jabar pun tidak banyak. Alma mengklaim kasus dipteri di Jabar yang ditemukan hanya 1-2 kasus di beberapa daerah saja.

    Menurut Alma ditemukannya kasus dipteri di Jabar menunjukkan bahwa belum semua balita telah memperoleh vaksinasi. Penularan bakteri penyebab penyakit dipteri cepat dialami oleh balita yang tidak divaksin.

    Alma tidak menampik cakupan vaksinasi di Jabar masih rendah. Rata-rata baru 89% balita di Jabar yang memperoleh vaksinasi.

    Adapun jumlah balita di Jabar yang memerlukan vaksinasi setiap tahunnya diperkirakan mencapai 3,5 juta balita. Alma menuturkan dengan masih adanya balita yang belum divaksin maka potensi penularan penyakit dipteri di Jabar masih tinggi.

    Alma mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan di tiap daerah untuk melakukan sweeping. Melalui sweeping ini dapat diketahui balita yang belum divaksin. Nantinya, imbuh Alma, vaksinasi dipteri langsung diberikan bagi balita yang belum divaksin itu.

    Walau kasus dipteri yang menyebabkan kematian baru ditemukan di Jatim, namun tetap dibutuhkan kewaspadaan. Pasalnya, virus penyebab dipteri ini kemungkinan besar bisa dibawa oleh orang yang bepergian dari Jatim ke Jabar.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus