Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Peringati HUT KORPRI Ke-40

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/hut-korpri40-berita.jpg

    BANDUNG- Sehubungan dengan peringatan HUT KORPRI ke-40, dimana peringatan hari bersejarah yang rutin diperingati setiap tahun, maka untuk tahun ini untuk di internal Pemprov. Jabar diperingati dalam kegiatan upacara bendera, yang berlangsung di Halaman Gedung Sate (29/11), dengan irup Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan.

    Sebagaimana lazim diperingati setiap tahun, dalam rangkaian HUT KORPRI Ke-40 diisi dengan pembacaan sambutan tertulis Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Gubernur Jabar mengungkapkan birokrasi sebagai komponen utama pengelola pemerintahan negara harus dapat meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaiknya kepada masyarakat, bangsa, dan negara. KORPRI sebagai bagian utama dari jalannya roda pemerintahan dituntut untuk meningkatkan profesionalismenya, meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat, dan tetap memelihara netralitasnya sebagai aparatur pemerintahan.

    Dalam kurun waktu empat dasawarsa, KORPRI telah menunjukkan peran dan tanggung jawab yang besar dalam tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. KORPRI telah memantapkan pembinaan bagi para anggotanya, baik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun tugas-tugas lainnya sesuai dengan amanat undang-undang.

    Sejalan dengan tema HUT KORPRI tahun ini yaitu KORPRI memiliki tiga kata kunci utama yang sangat penting untuk kita jalankan bersama. Pertama, meningkatkan pembinaan Jiwa KORPRI dalam Ke-Bhinneka-an; Kedua, memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI; dan ketiga, mendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi". Ketiga kata kunci itu memiliki keterkaitan satu dengan yang lain yang sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas aparatur pemerintah.

    Presiden, dalam bagian sambutannya menegaskan aat ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan pembinaan jiwa KORPRI dalam kebhinnekaan, karena jiwa KORPRI adalah jiwa dan semangat warga bangsa yang majemuk. Jiwa KORPRI adalah jiwa yang mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dan jiwa KORPRI adalah jiwa pengabdian tanpa membeda-bedakan asal-usul, agama, etnis, serta budayanya.

    Jika itu berhasil kita laksanakan dengan baik, kita jalankan dengan penuh tanggungjawab dan kesungguhan, maka kita dapat memperkokoh  persatuan  dan  kesatuan NKRI. Semuanya hal tersebut merupakan ukuran keberhasilan dari pelaksanaan reformasi birokrasi sebagai fondasi yang kukuh untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan berkelas dunia atau world class bureaucracy di tahun 2025 mendatang.

    Saat ini dan kedepan, pemerintah berketetapan untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi dalam menyukseskan kelanjutan reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kelanjutan reformasi birokrasi kita arahkan untuk membangun jajaran birokrasi yang makin efektif dan efisien.

    Jajaran birokrasi yang dapat mempercepat tercapainya pemerintahan yang bersih dan berwibawa, mendukung percepatan dan perluasan pembangunan yang unggul dan berdaya saing; serta mempercepat dan meningkatkan kinerja di berbagai ranah pembangunan.Anggaran Dasar KORPRI yang telah disempurnakan dan telah saya tetapkan dengan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 pada tanggal 4 November 2010 yang lalu, dapat dijadikan bahan untuk mengarahkan organisasi.

    Dari apa yang dikemukakan tadi, pada kesempatan yang baik ini, selaku Penasehat Nasional KORPRI, saya ingin menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada seluruh anggota KORPRI dimanapun saudara bertugas dan berada.

    Pertama,  mari  kita sukseskan  seluruh agenda percepatan pembangunan menuju tercapainya Indonesia sebagai negara maju. Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi saudara sebagai aparatur negara. Pelihara dedikasi, integritas, dan loyalitas yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Tampilkan KORPRI sebagai organisasi kedinasan yang netral dan profesional. Pedomani Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Pengesahan Anggaran Dasar KORPRI.

    Kedua, sikapi secara responsif dan konstruktif berbagai kritik dari masyarakat. Jawablah kritik dari masyarakat dengan melakukan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pelayanan birokrasi yang makin murah, makin cepat, makin mudah dan makin baik.

    Ketiga, mari kita wujudkan tata pemerintahan yang baik. Bangun budaya birokrasi yang kredibel dan akuntabel. Lanjutkan upaya pemberantasan korupsi dan perilaku koruptif di semua lini birokrasi.

    Keempat laksanakan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab. Jangan kecewakan rakyat. Bekerjalah segiat mungkin, berikhtiarlah dengan penuh disiplin, dan kedepankan rasa tanggung jawab dengan semangat untuk berbuat yang terbaik. Jadikan pelaksanaan tugas pengabdian saudara sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

    Kelima, secara khusus dalam menyikapi Pemilihan Kepala Daerah di berbagai daerah pada tahun 2012 mendatang, saya minta segenap anggota KORPRI untuk bertindak profesional dan proporsional. Pegang teguh komitmen netralitas, hindarkan semua bentuk politik praktis, dan pastikan keberpihakan dan loyalitas KORPRI tegak lurus hanya kepada bangsa dan Negara.

    Keenam, amalkan doktrin KORPRI "Bhinneka Karya Abdi Negara". Pastikan bahwa KORPRI walaupun melaksanakan tugas di berbagai bidang dengan karya yang beragam, tetapi tetap satu dalam mengabdi   kepada   masyarakat,   bangsa dan negara.

    Sementara itu, Gubernur dalam bagian lain keterangannya kepada wartawan menegaskan KORPRI diusianya yang sudah menginjak 40 tahun, sudah sepantasnya mendukung reformasi birokrasi. Sejalan dengan tuntutan tersebut, jajaran anggota KORPRI dapat meningkatkan dan mempermudah pelayanan public kepada masyarakat.

    Untuk di internal Pemprov. Jabar, melalui HUT KORPRI ke-40, dalam rangka meningkatkan pelayanan publik disumbangkan kendaraan ambulan untuk disebarkan ke beberapa daerah. Kendaraan tersebut, dapat dimanfaatkan baik untuk anggota KORPRI maupun masyarakat umum. Kendaraan tersebut, ujar Gubernur juga dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal misalnya menolong orang yang sakit atau lebih jauh lagi dapat dipergunakan tatkala ada bencana alam. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus