Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bammus Rancang Pembangunan Institut Kebudayaan Sunda

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Ketua-Umum-Bammus.jpg

     

    BANDUNG-Ketua Umum Pengurus Pusat Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bammus), H. Syarif Basataman, SH, MBA mengungkapkan, salah satu agenda utama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Badan Musyawarah Masyarakat Sunda yang digelar di Hotel Horison, Kota Bandung, Sabtu (24/12), adalah menyusun program budaya, organisasi dan ekonomi.
     
    “Program dalam bidang budaya, kita memulai dengan membangun kembali institusionalisasi terhadap budaya Sunda. Saya memimpikan itu segera terwujud. Kita ingin mempunyai institute kebudayaan Sunda,” kata Syarif usai pembukaan Rakernas Bammus kepada jabarprov.go.id, Sabtu (24/12).
     
    Langkah awal untuk mewujudkan institute kebudayaan Sunda itu, lanjut Syarif, pihaknya akan mengumpulkan kembali artepak-artepak Sunda secara sistematis. Dalam konteks pengumpulan artepak tersebut, pihaknya akan menerima seluruh pendekatan, baik pendekatan akademis maupun pendekatan yang tidak dianggap metodis, tetapi mengandung fakta.
     
    “Kita kumpulkan jejak-jejak kebesaran Ki Sunda masa lalu, sehingga kita bisa mendefinisikan inilah Sunda kita. Kita kumpulkan itu dalam satu institusi. Saya ingin orang dari seluruh dunia silau kepada orang Sunda, lalu mereka ingin tahu isinya Sunda itu apa. Kalau orang ingin tahu Sunda, maka datanglah ke institusi kebudayaan Sunda yang kita bangun itu,” katanya.
     
    Selain membangun institusi kebudayaan Sunda, Bammus juga akan ngahaneutkeun deui kegiatan-kegiatan pasanggiri (lomba) kasenian Sunda. Menurut Syarif, pasanggiri merupajan etalase agar orang melihat bahwa orang Sunda itu eksis.
     
    Dilam bidang organisasi, lanjut Syarif, Bammus mempunyai target agar struktur organisasi Bammus lengkap ada di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Papagon dan ugeran dapat diselesaikan sehingga mekanisme dalam berorganisasi sudah jelas aturan dan tata caranya.
     
    “Kita ingin mempunyai organisasi yang lengkap dengan mekanisme yang jelas,” katanya.
    Sementara itu dalam bidang ekonomi, Bammus akan menyiapkan kegiatan-kegiatan ekonomi produktif. Ada beberapa usulan antara lain tentang kegiatan-kegiatan pengelolaan air, pengelolaan hutan dan pengelolaan pertanian. Kegiatan itu semua ada biayanya dan Bammus siap member modal awal.
     
    “Tapi, yang namanya modal adalah sesuatu yang sipatnya menanam. Artinya, kegiatan ekonomi tersebut harus tumbuh, harus hidup, jangan sampai mati. Oleh karena itu buat dulu bisnis plannya dengan matang,” katanya
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus