Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    SDM Bank BJB Masih Perlu Ditambah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_8164.jpg

     

    BANDUNG-Komisi C DPRD Jabar, dalam pemantauan jabarprov.go.id (13/1) semula akan menggelar raker bersama jajaran Direksi bank bjb. Namun, pertemuan tersebut urung dilakukan karena ketidakhadiran jajaran Direksi  bank bjb, sehingga pertemuan diagendakan minggu berikutnya.

     

    Menurut Keterangan salah satu anggota Komisi C DPRD Jabar, Shihabuddin kehadiran jajaran Direksi  bank bjb dalam pertemuan tersebut sangat penting  mengingat salah satu point yang akan dibahas adalah  mengevaluasi kinerja bank secara keseluruhan.

     

    Pihak Komisi C DPRD Jabar sendiri, dalam setiap kunker hanya memperoleh informasi dari kantor-kantor cabang sehingga perlu dilakukan pengecekan lagi atas laporan tersebut kepada pihak direksi. Evaluasi yang komprehensif atas kinerja bank bjb penting untuk dilakukan dalam rangka perbaikan kinerja, jelasnya.

    Merujuk kepada evaluasi yang dijaring berdasarkan kunker ke sejumlah kantor cabang, salah satu kinerja dari bank bjb yang harus diperbaiki adalah masalah SDM, yang masih perlu ditambah.

    SDM yang mesti ditambah adalah tenaga analis kredit, karena dari informasi yang dihimpun dalam kunker rata-rata hanya ada dua tenaga analis kredit di tiap kantor cabang. Bahkan yang lebih parah lagi di KCP, kepala KCP merangkap juga sebagai tenaga analis kredit, ujarnya.

    Kenyataan tersebut patut untuk diperbaiki, apalagi bank bjb tengah gencar-gencarnya menggulirkan fasilitasi kredit strategis baik Kredit Cinta Rakyat (KCR) maupun Kredit mikro yang salah satunya difasilitasi melalui waroeng bjb.

    Harapannya, seiring digencarkannya fasilitasi kredit dengan berbagai skim, ujar Shihabuddin untuk SDM yaitu tenaga analis kredit juga harus ditambah, demikian pinta Shihabudin. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus