Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar kirim Bantuan Beras dan Perahu Karet ke Garut

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_WEB.9507_4.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP)  Daerah Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan beras bagi warga Desa Mekarmukti Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, Selasa 30 Februari 2011. Bantuan tanggap darurat Pemerintah Provinsi Jabar itu berupa 5 ton beras dan 2 unit perahu karet. Bantuan diterima masyarakat melalui Kepala Desa Mekarmukti Suryana.
     
    Seperti diketahui warga di desa tersebut saat ini terisolir akibat terputusnya akses jalan akibat robohnya jembatan gantung yang menghubungkan dengan wilayah lainnya. Jumlah penduduk Desa Mekarmukti yang terisolasi sebanyak 116 kepala keluarga atau 502 jiwa. Situasi ini segera direspon Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan mengirimkan bantuan cadangan pangan beras dan  perahu karet.
     
    Menurut Suryana bantuan beras dan perahu dari gubernur itu sangat berarti. Dengan beras sebanyak itu diharapkan mampu mencukupi kebutuhan warga selama 2 bulan bagi 502  jiwa. ”Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Bapak Gubernur, di desa kami sebetulnya tidak ada kelaparan. Disini yang ada adalah rawan daya beli. Kami harapkan perhatian bersama mulai pemerintah desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi”, ujarnya.
     
    Lebih lanjut Suryana menyatakan sebagian warganya masih punya stok pangan. Hanya saja harganya kemudian menjadi mahal. Selain beras, untuk memenuhi pangan, warga terbiasa mengkonsumsi pisang dan gadung. “Sudah biasa seperti itu, bila kondisi beras mahal, maka warga biasa mengkonsumsi pisang dan gadung. Warga di sini memang memiliki daya beli yang rendah,” tuturnya.
     
    Untuk mengakses ke lokasi desa yang berjarak 15 kilometer dari kantor kecamatan cukup sulit. Medan jalan yang masih buruk itu menyebabkan biaya transportasi terasa semakin memberatkan. Akibatnya warga desa seringkali enggan ke pusat ekonomi, seperti pasar di kecamatan. Bantuan beras dan perahu karet diharapkan dapat membantu menambah persediaan pangan murah dan perahu karet dapat mendorong mobilitas warga sambil menunggu perbaikan jembatan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus