Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Rangkul Henan Bangun Jawa Barat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_1582-crop-sde.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut gembira delegasi perdagangan dari Provinsi Henan Republik Rakyat China (RRC). Delegasi yang yang berjumlah 15 orang itu dipimpin Wakil Gubernur Zhao Jiancai diterima Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Jl Otista No.1 Kota Bandung, Kamis (2/2) petang.

    Sejak tahun 2006, kedua Provinsi ini sebenarnya sudah menjalin kerjasama sebagai “sister provinces”. Namun setelah enam tahun, mulai tahun 2012 ini hubungan kedua provinsi dengan jumlah penduduk terbesar merevitaliasi kerjasama pembangunan dan perdagangan.

    Menurut Heryawan, kesamaan yang dimiliki kedua provinsi mendorong pembahasan lebih lanjut sejumlah kerjasama. Apalagi kunjungan delegasi dagang Henan adalah untuk membahas kerja sama ekonomi kedua provinsi bersaudara ini ke depan. Sebelumnya, kunjungan serupa juga sudah dua kali mereka lakukan, meski masih dalam tahap penjajakan. Namun, isi pembicaraan dalam pertemuan kali ini semakin serius. “Minat para investor dari Henan untuk berinvestasi di Jabar cukup meyakinkan. Mereka pun tidak mempersoalkan demo buruh di Bekasi pekan lalu,” tuturnya

    Lebih lanjut Heryawan menyatakan, kekuatan ekonomi di Provinsi Henan ditunjang oleh sektor pertanian. Hal itu dikarenakan Henan dilalui aliran Sungai Kuning (Yang Tse Qiang). Sungai terbesar di Negeri Tirai Bambu itu memang telah lama dimanfaatkan masyarakat untuk keperluan irigasi pertanian. Tidak mengherankan jika Henan menjadi provinsi dengan produksi pangan terbesar di Cina. Pertumbuhan ekonomi provinsi ini mencapai 10 persen per tahun dengan nilai mencapai US$ 450 miliar. Henan sendiri menancapkan kuku investasinya di Indonesia dengan 11 perusahaan yang beroperasi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus