Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPD RI Apresiasi Pemprov Dalam Menyelesaikan LHP BPK

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/MFaruk.jpg

    Pihak DPD RI, dalam rangka mengevaluasi dan memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah secara kontinu terus memantau kinerja dari penyelenggara pemerintahan di daerah baik di level Provinsi maupun Kabupaten/Kota.  Dengan demikian, dalam rangka memantau kinerja pemerintahan, DPD RI mengevaluasi juga sejauh mana pemerintah daerah melaksanakan rekomendasi BPK RI dalam LHP.  Pemantauan sudah dilaksanakan di beberapa Provinsi.

    Untuk Provinsi Jabar, setelah hari ini (23/2) dilakukan kunker Jabar merupakan Provinsi sangat bagus dalam menyelesaikan rekomendasi LHP BPK RI sehingga Jabar layak diapresiasi, ungkap Ketua rombongan DPD RI, Muhammad Farouk dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Sate (23/2).  Muhammad Farouk, lebih lanjut mengungkapkan kinerja Jabar dalam menyelesaikan LHP BPK RI tahun 2010, patut diapresiasi karena dari 12 temuan BPK RI yang berpotensi merugikan keuangan negara, sebagian besar sudah diselesaikan.  

    Diakui, dalam menyelesaikan rekomendasi aset, hingga saat ini belum tuntas diselesaikan. Hal tersebut, bisa ditolelir karena sebagian besar dari masalah aset disebabkan adanya faktor kekeliruan dari perorangan yang terjadi di masa lalu. Namun, hal tersebut sudah diselesaikan secara bertahap. Salah satu bentuk penyelesaiannya melalui sertifikasi atas aset tersebut.

    Langkah tindak lanjut atas rekomendasi BPK yang perlu juga diapresiasi adalah soal sanksi denda dalam kegiatan pengadaan buku dengan dana yang mencapai Rp.883 juta. Kasus serupa juga terjadi di beberapa Provinsi, untuk di Jabar sendiri pihak pengusaha sudah menyelesaikan kewajiban tersebut.  Harapannya, ujar Muhammad Farouk Jabar dapat terus mempertahankan prestasi dalam menyelesaikan rekomendasi BPK.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus