Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Resmikan 8 Proyek Pembangunan Tahun Anggaran 2011

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_7813.jpg

    GARUT-Bupati Garut H. Aceng HM Fikri,S.Ag, Senin ( 27/2) pagi kemarin, meresmikan delapan proyek kegiatan pembangunan kabupaten Garut tahun anggaran 2011. Peresmian yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Garut ke 199 tahun 2012 dipusatkan di Pasar Desa Singajaya Kecamatan Singajaya, ditandai dengan ditanda tanganinya delapan (8) prasasti.

    Selain pasar desa singajaya, diresmikan pula penggunaan gudang alat dan obat kontrasepsi Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan perempuan (BKBPP), gedung labolatorium dan radiologi puskesmas Siliwangi; Gedung Mts dan meubelair di desa Girijaya Cikajang; Gedung SLB desa Sukawangi Singajaya; pembangunan madrasah At-Taufik desa Girimukti Cibatu; kantor UPK Singajaya, serta pembangunan dermaga tambat kapal sederhana di desa Purbayani  Kecamatan Caringin.

    Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan dari kementerian perdagangan RI, Sekda Garut H.Iman Ali Rahman,SH,M.Si, para pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta para kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabuaten.

    Berkenaan dengan diresmikannya hasil-hasil pembangunan tahun anggaran 2011, Bupati mengungkapkan kebanggaan, kebahagian dan rasa syukurnya. Rasa syukur tersebut, terutama dengan terwujudnya secara nyata komitmen pemerintah daerah, dalam rangka peningkatan fasilitas yang akan dimanfaatkan bagi kepentingan pelayanan publik maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tentunya dengan harapan agar seluruh hasil pembangunan tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Garut.

    Bupati menjelaskan, pelaksanaan berbagai kegiatan pada tahun anggaran 2011 secara umum dapat dinilai cukup baik, hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan realisasi investasi di daerah yang mencapai nilai sebesar 426,740 miliyar lebih, dengan penyerapan tenaga kerja hingga 12.642 orang. Selain itu, untuk tahun 2011 dari sisi pendapatan daerah  mengalami  peningkatan hingga mencapai lebih 2 triliyun rupiah.

    Selain kemajuan yang bersifat fisik-materiil, berbagai pengakuan atas keberhasilan terus didapatkan pemerintah kabupaten Garut baik dari tingkat regional maupun nasional. Diantaranya, Penghargaan adhikarya pangan nusantara dari Presiden RI, Penghargaan ketahanan pangan, penghargaan dibidang perkoperasian, merupakan bukti keberhasilan dari aspek pembinaan. Untuk aspek kebijakan serta tata kelola pemerintahan, Pemda Garut berhasil mendapatkan penilaian positif, sehingga pada tahun 2011 pemda Garut berhasil menempati peringkat ke 118 dari 400 kabupaten/kota se-Indonesia. Terakhir, beberapa waktu lalu kitapun menerima penghargaan dari menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi RI atas akuntabilitas kinerja tahun 2011 dengan predikat “ baik” tingkat Nasional, demikian aku Bupati.

    Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Garut Ir.Eddy Muharam,M.Si, menyampaikan dalam laporannya, pada tahun 2011, APBD kabupaten Garut ditetapkan sebesar 2.164.909.401.598  rupiah, dana tersebut bersumber dari  dana alokasi umum (DAU) sebesar 1.141.860.45.000 Rupiah; dana alokasi khusus (DAK) sebesar 114.350.100.000 rupiah; bantuan Propinsi Jawa Barat sebesar 106.027.697,500 rupiah; dan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 802.671.145.089 rupiah.

    APBD kabupaten Garut tersebut diarahkan untuk membiayai urusan pemerintah yang bersifat  wajib dan pilihan yang terbagi atas pembiayaan tidak langsung dan langsung.  Untuk pembiayaan langsung di alokasikan pada 1.673 kegiatan pada 35  satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang tersebar di 42 Kecamatan. Sebanyak 529 kegiatan dengan nilai 285.088.546.211 rupiah di arahkan untuk fisik non kontruksi, sedangkan  325 kegiatan dengan nilai 93.705.886.876 rupaih untuk fisik kontruksi, sedangkan sisanya 819 kegiatan senilai 70.951.059.801 rupiah dipergunakan untuk kegiatan non fisik. Kegiatan fisik kontruksi meliputi pembangunan, rehabilitasi,dan pemeliharaan infra struktur jalan, irigasi, pasar, gedung sekolah, gedung kantor pemerintah, tempat pelelangan ikan, pelabuhan nelayan, puskesmas, gudang alat dan obat, bangunan pengolahan akar wangi, dan sarana prasarana dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat kabupaten Garut. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus