Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Garut Lakukan Uji Emisi Kendaraan Dinas

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0299.jpg

    GARUT-Untuk yang kesekian kalinya Pemkab Garut, Selasa (28/2) meng-“apel”-kan kendaraan dinasnya, hal serupa pernah dilakukan setahun yang lalu. Lapangan Setda Kabupaten Garut sejak pukul 08.00 telah dipenuhi mobil dinas dari berbagai jenis. Diperoleh keterangan mobil dinas pemkab Garut tercatat 400-an unit, yang tersebar di Dinas, Badan, Lembaga, Kantor dan Bagian, termasuk 42 buah kendaraan operasional milik camat, dan sisanya dipergunakan operasional termasuk pemadam kebakaran dan pengangkut sampah. Meski demikian hanya 111 unit kendaraan dinas (95 kendaraan berbahan bakar bensin, 15 berbahan bakar solar) yang memenuhi undangan pihak BPLH.

    Apel kendaraan dinas dilanjutkan dengan uji emisi kendaraan dinas mulai dari kendaraan dinas sekda, dan yang lainnya. Dari hasil pengujian emisi ini 16 kendaraan berbahan bakar solar dan 101 kendaraan berbahan bakar bensin. Kendaraan berbahan bakar solar yang dinyatakan lulus sebanyak 4 unit kendaraan dan 12 unit dinyatakan tidak lulus uji emisi, sementara kendaraan yang berbahan bakar bensin yang dinyatakan lulus uji emisi sebanyak 97 unit kendaraan dan 4 unit dinyatakan tidak lulus uji.. Selanjutnya direkomendasikan untuk segera diperbaiki, terutama kerusakan yang terdeteksi dari hasil pengujian karena kandungan Karbon Monoxide (CO), kandungan Hydrocarbons (HC) dan kandungan Nitrogen Oxide (Nox) terlalu tinggi.

    Sekretaris daerah, Iman Alirahman, di sela-sela pengujian, meminta pihak BPLH memanggil kendaraan yang saat itu tidak hadir, sebagai upaya untuk mengetahui kelayakan kendaraan dinas mereka. Target capaian pengujian seharusnya sebanyak 427 Unit kendaraan, namun yang melakukan uji emisi sebanyak 117 Unit kendaraan saja.

    Menurut Kepala BPLH, Mlenik Maumeriadi, kegiatan uji emisi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kadar polusi yang dikeluarkan kendaraan dinas Pemkab Garut, yang kemudian bisa diketahui segera dan ditindaklanjuti untuk pemeliharaan selanjutnya. Kegiatan ini bekerja sama dengan BPLHD Provinsi Jawa Barat yang diagendakan setiap tahun, meski demikian bisa saja atas permintaan. Selain kendaraan dinas, uji emisi pun dimanfaatkan para pegawai di lingkungan Pemkab Garut, sekadar mengetahui kondisi kendaraan pribadi masing-masing.

    BPLHD Provinsi Jawa Barat, Risman. Menyatakan pengujian ini yang kali pertama diadakan di Kabupaten Garut, dan selanjutnya akan dilakukan di 10 Kabupaten / Kota lainnya di Jawa Barat. Maksud diadakannya adalah untuk mengetahui seberapa tingkat gas buangan yang dikeluarkan oleh kendaraan, sehingga dapat mengetahui tingkat polusi udaranya. Pelaksanaan uji ini seharusnya dilakukan setiap 6 bulan sekali, dan 6 bulan berikutnya itu menjadi wewenang BPLHD setempat. lebih rinci Risman menyebutkan bahwa untuk kendaraan yang tahun pembuatannya 2007 kebawah tingkat Co2 nya sekitar 4,5 %, sedangkan HC nya 1200 RPM, dan untuk kendaraan yang tahun pembuatannya 2007 keatas Co2 nya sekitar 1,5 % dan HC nya 200 PPM.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus