Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : Sektor Kelautan dan Perikanan Cukup Menjanjikan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0529WEB4.jpg

     

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan tujuan pembangunan sektor kelautan dan perikanan adalah selain mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya yang melimpah juga menjaga kelestarian dan keseimbangan alam agar tetap terjaga. Semua itu untuk meningkatkan kesejahterahan masyarakat, khususnya di Jawa Barat. 
     
    Karena dengan memperhatikan keseimbangan alam diharapkan mampu memberikan manfaat berupa; keberlangsungan pembangunan, peningkatan tarat perekonomian dan mendorong kemajuan sebuah kawasan. Namun semua itu membutuhkan kerjasama semua pihak yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan serta kemudahan akses permodalan dan fasilitasi usaha perikanan dan kelautan. Untuk itu berbagai terobosan sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan mensejahterakan masyarakat, khususnya para Nelayan dan pembudidaya perikanan.
     
    “Potensi sumberdaya alam di Jawa Barat cukup melimpah. Begitupun dengan jumlah penduduknya yang terbesar di Indonesia. Itu merupakan paduan yang jika dikelola dengan baik dapat menghadirkan kemakmuran dan kesejahterahan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan alam agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kami sangat meyakini bahwa prospek pembangunan sektor kelautan dan perikanan cukup menjanjikan dan berpotensi menjadi lokomotif pembangunan perekonomian Negara, khususnya di Jawa Barat,” tegas Heryawan di hadapan ratusan Petambak Pantura di Balai Pengembangan Budidaya Air Payau dan Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Jl Raya Cipucuk, Desa Pusaka Jaya Utara, Kecamatan Cilebar, kabupaten Karawang, Rabu (4/4) siang.
     
    Mencermati prospek tersebut, maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuat program  terintegrasi yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah  (RPJMD) 2008-2013, yaitu Gapura (Gerakan Pengembangan  Perikanan Pantai Utara  dan Muara Pantai Selatan), yang dilaksanakan, melalui  Program Pengembangan Budi  Daya Perikanan dan Program  Pengembangan Perikanan Tangkap. Diantaranya yakni;  Meningkatnya ketersedian benih/induk yang berkualitas, ketersediaan sarana dan prasarana budidaya, pemanfaatan teknologi  budidaya dan pengawetan perikanan air laut, air payau dan air tawar, produktivitas hasil perikanan yang meningkat, ketersediaan sarana dan prasarana perikanan tangkap dan berkembangnya usaha pengolahan hasil serta penguatan pasar untuk industri hilir.” Kita juga melalui CSR Bank BJB bekerjasama dengan IPB berhasil memproduksi rumput laut dan panen perdana sudah dilakukan serentak pada awal tahun 2012,” ujar Heryawan.
     
    Dibidang permodalan, Heryawan mengungkapkan program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Perikanan Budidaya (PUMP-PB) sebesar Rp. 10,6 miliar, untuk 106 kelompok di 16 kabupaten/kota. Disamping itu, bantuan modal PUMP-Pengolahan dan Pemasaran sebesar Rp. 1,6 miliar kepada 32 kelompok di 4 kabupaten, serta Bantuan modal PUMP-Perikanan Tangkap sebesar Rp. 4 miliar kepada 40 KUB (Kelompok Usaha Bersama) di 5 kabupaten/kota. Selain itu juga ada  Program Bansos yang mencapai Rp. 1,6 miliar diberikan kepada 64 kelompok perikanan. Dimana sebanyak 8 kelompok diantaranya terdapat di Kabupaten Indramayu dengan besaran bantuan setiap kelompok sebesar Rp. 100 juta. ”Alhamdulilah perkembangan pembangunan perikanan dan kelautan di Jawa Barat meningkat cukup baik. Terlihat pada pencapaian produksi tahun 2011 sebesar 193.172,82 ton, atau naik sekitar 36,73 persen dari produksi tahun 2010 sebesar 141.863,83 ton,” tuturnya.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus