Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kota Baru Parahyangan Gelar Bandoeng Baheula

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/tn1.jpg

    BANDUNG- Sebanyak 100 talent pengisi acara akan memeriahkan Festival Bandoeng Baheula (Tempo Dulu), yang akan di gelar Kota Baru Parahyangan hari Sabtu (28/04) dan Minggu (29/04) 2012, mendatang.

    Direktur Festival Bandoeng Baheula, Imam Noer Adi mengatakan, kegiatan yang akan berlangsung di area koridor Bandoeng Tempo Doeloe, Kota Baru Parahyangan ini, akan menyuguhkan berbagai bernuansa jaman dulu dengan melibatkan berbagai monunitas.

    “Kita dibantu temen-temen komunitas barang jadul, komik jadul, radio jadul, komunitas perangko & uang kuno, sapeda baheula, komunitas Motor dan Mobil antik,” ujarnya.  

    Menurut Imam, kegiatan yang bertema BDG MOOI (MOOI yakni istilah bahasa Belanda yang berarti cantik atau indah), juga akan digelar berbagai lomba kaulinan barudak dan penampilan musik tempo dulu.

    “Kita akan suguhkan musik dari Mat Bitel, Duplikat, Braga Stone, Happening Art serta pemain String dan Bass yang akan membawakan lagu tahun 40-60 an, serta kelompok keroncong Merah Putih,” tuturnya.

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB untuk hari Sabtu dan pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB pada hari Minggu itu, akan digelar forum diskusi yang bertema Bandung Tempo Dulu dan Cekungan Bandung, dengan nara sumber Her Suganda (Penulis buku Jendela Bandung), Sudarsono Katam (Kolektor dan Penulis Bandung Tempo Doeloe), Harastoeti (Ketua Bandung Heritage dan Ayi Kurnia (Ketua Masyarakat Geografi Indonesia serta T Bachtiar (Anggota Riset Cekungan Bandung).

    Sementara itu, Manager Maketing Kota Baru Parahyangan Reymond Hadipranoto mengatakan, kegiatan ini bisa mengangkat kembali keberadaan Bandung tempo dulu yang penuh dengan bangunan bergaya arsitek eropa.

    “Dengan kegiatan ini masyarakat akan bisa menghargaan seni budaya serta sejarah Bandung serta mengangkat kearipan okal melalui kegiatan dan lomba kaulinan barudah,” ujarnya.

    Menurut Reymond, pengembangan koridor Bandoeng Tempo Doeloe yang dilakukan Kota Baru Parahyangan, sangat diapresiasi dan diminati oleh masyarakat banyak.

    “Masyarakat bisa menikmati suasana nostalgia tempo dulu,” ucap Reymond, dalam keterangannya kepada wartawan di Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (25/04).(Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus