Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Berencana Kembangkan Pembangunan Jabar Utara

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gedung_sate-ey3.jpg

     

    Pemprov. Jabar berencana mengemabngkan kegiatan pembangunan di berbagai sektor di Kawasan bagian utara. Untuk tahun ini, tahapan rencana tersebut diimplementasikan dalam pembuatan regulasi berupa Perda yang akan mengatur soal pengembangan pembangunan di kawasan Jabar bagian utara. Hal demikian, ditegaskan Kepala Bappeda Jabar, Deny Djuanda dalam raker dengan Pansus III 10 raperda di Ruang Banmus DPRD Jabar, Senin sore (7/4).
     
    Deny, lebih lanjut memaparkan jumlah penduduk di Jabar bagian utara tercatat sebanyak 24.174.072 jiwa atau 56% dari jumlah penduduk Jabar. Di Jabar bagian utara ada beberapa isu strategis yang memerlukan perhatian untuk penyelenggaraan pembangunan. Isu strategis diantaranya konflik pemanfaatan ruang di wilayah tersebut terjadi alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan terhadap perluasan kawasan peruntukkan industri dan permukiman perkotaan, terdapat kantong kemiskinan, serta konflik antara daerah hulu dan hilir terkait dengan keterbatasan air baku untuk air bersih dan air minum serta bidang ekonomi IPM masih berada di bawah rata-rata Jabar.
     
    Dalam rangka pengembangan Jabar bagian utara, dinilai diperlukan adanya payung hukum berupa Perda. Adapun hal yang menjadi pertimbangannya melalui kehadiran Perda terang  Deny pertama, dapat meminimalkan konflik pemanfaatan ruang antara industri/migas, permukiman, pertanian dan pemanfaatan pesisir dan laut.
     
    Kedua, mendorong pengembangan dua metropolitan di wilayah utara Jabar yaitu Metropolitan Bodebek dan Cirebon. Ketiga, mampu memfasilitasi kerjasama antara wilayah hulu-hilir dan wilayah perbatasan terkait penyediaan infrastruktur. Keempat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta keempat menselaraskan pembangunan ekonomi dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.
     
    Sejalan dengan rencana pengembangan wilayah Jabar utara, telah dirancang rencana kebijakan antara lain : pengembangan dilakukan secara terintegrasi dan lintas sektor yang berkeseimbangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pengembangan difokuskan pada sektor prioritas berbasiskan potensi ketersediaan infrastruktur, sumber daya lahan pertanian pangan berkelanjutan, pesisir dan kelautan.
     
    Rencana kebijakan berikutnya, ujar Deny pengintegrasian pembangunan jaringan infrastruktur bersifat regional dan  lokal dalam satu kesatuan wilayah untuk meningkatjan daya saing potensi Jabar, serta pengembangan pusat-pusat permukiman. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus