Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Dorong PengusahaTekstil Tingkatkan Daya Saing.

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_6660.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawanb atas nama Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (IKATSI) Jawa Barat. Menurutnya acara ini merupakan wahana efektif bagi pimpinan dan jajaran pengurus IKATSI Jawa Barat untuk dapat menempatkan perannya yang lebih kontributif terhadap peningkatan daya saing Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), khususnya dalam rangka mendorong  pengembangan Sumberdaya manusia (SDM) TPT yang handal, profesional dan berdaya saing tinggi.

    Seiring dengan perkembangan perekonomian di era globalisasi yang cukup pesat dewasa ini, ditambah dengan diberlakukannya kawasan pasar bebas negara-negara ASEAN plus Cina (ASEAN-China Free Trade Area / ACFTA) terhitung sejak awal tahun 2010 yang lalu, tentu saja berdampak langsung pada perekonomian Nasional. Khususnya pada bidang-bidang yang memiliki keterkaitan dengan pangsa pasar global, antara lain industri nasional yang berorientasi ekspor, seperti industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Hal itu ditegaskan Heryawan saat membuka Musda IKATSI Jabar tahun 2012, di Hyatt Hotel Kota Bandung, Rabu (9/5) pagi.

    Untuk itu, lanjut Heryawan, pihaknya senantiasa mendukung upaya para ahli tekstil yang tergabung dalam IKATSI Jawa Barat dalam menyikapi kondisi yang sulit. Hal tersebut cukup beralasan, mengingat produk tekstil Jawa Barat merupakan salah satu lokomotif utama pemicu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penunjang devisa negara. Bahkan hinggatahun 2011 masih menempati urutan pertama komoditas ekspor non migas Jawa Barat, dengan nilai ekspor mencapai US$ 6,1 Juta, atau memberikan sumbangsih sebesar 26,42% dari total ekspor non migas Jabar.

    Menurut Heryawan peran strategis industri tekstil, membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menempatkannya sebagai salah satu instrumen utama pembangunan Jawa Barat. Tentunya dengan sejumlah prioritas yaitu peningkatan daya saing di semua lini perindustrian, baik industri agribisnis, industri manufaktur, industri tekstil sampai dengan industri kreatif.  Peningkatan daya saing pada setiap sektor ini tentunya sangat penting, sebagai salah satu upaya meng-counter gempuran produk luar yang saat ini membanjiri pasar dalam negeri. Bahkan, serbuan tenaga ahli asing pertekstilan pun mulai mendominasi industri TPT dalam negeri.

    “Untuk mendorong daya saing industri tekstil Jawa Barat, kita akan kirim tenaga ahli Indonesia untuk belajar dan mendalami ilmu dan teknologi pertekstilan dengan bantuan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penguatan SDM TPT itu sendiri, harus menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga pada gilirannya nanti, produk dalam negeri yang kita hasilkan dapat menjadi tuan di negeri sendiri, bahkan juga dapat menjadi tamu yang dapat diterima dengan baik di pasar luar negeri,” ujar Heryawan yang disambut meriah tepuk tangan ratusan peserta Musda.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus