Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Pantau Novel Tak Layak Baca

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0239web13.jpg

     

    Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan (11/6) di sela-sela kegitan di Gedung Sate mengungkapkan Pemprov. Jabar akan terus memantau novel tak layak baca. 
     
    Dengan beredarnya  novel tak layak baca yang ditemukan di perpustakaan beberapa SD  segeraditarik agar tak dibaca para siswa. Sebab buku itu dinilai tak pantas dibaca semua siswa. Penarikan  harus dilakukan dengan waktu cepat serta harus ditelusuri siapa yang membuat buat- buku tersebut sehingga dapat disebar di perpustakaan SD. 
     
    Tentang sumber dana tidak ada Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Jabar yang dikhususkan untuk pengadaan buku, terutama novel yang dinilai tidak layak dibaca.
     
    Sementara itu, Kadisdik Jabar, WahyudinZarkasih dalam keterangannya secara terpisah kepada wartawan mengungkapkan sehubungan dengan merebaknya novel tak layak baca di sejumlah SD, pihak Disdik Jabar kini sedang melakukan investigasi.
     
    Hal yang perlu diketahui, buku yang sudah mendapat rekomendasi resmi dari pihak Disdik yaitu Buku Bahasa Sunda dan Buku tentang Kewirausahaan. Untuk Buku Bahasa Sunda, pemenangnya Yayasan Rancage.
     
    Untuk sumber dana, jika pembuatan buku itu bersumber dari DAK, alokasi dana tersebut ada di Kabupaten/Kota dan bukan di pihak Provinsi.
     
    Untuk menelusuri temuan tersebut, tim pengembang diturunkan baik di tingkat Disdik Provinsi maupun Kota/Kabupaten. Jika di masyarakat beredar novel tersebut, maka tim pengembang akan menarik novel tersebut dari peredaran. (Nur)

    <div id="cke_pastebin" justify;="" "="">

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus