Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar-DPRD Jabar Dorong Penguatan Pembangunan Di Pedesaan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/wirfan-d.jpg

    Pembangunan di pedesaan mendapat perhatian serius dari pihak Pemprov. Jabar dengan DPRD Jabar. Terkait dengan hal tersebut, penguatan pembangunan di pedesaan akan terus didorong. Hal tersebut, mengemuka dalam dialog hearing Wagub Jabar, H. Dede Yusuf dengan Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara bersama masyarakat Ciamis bertempat di Aula SDN Cijulang 3, Cihaur Beuti, Kabupaten Ciamis (14/7).

    Dalam pertemuan tersebut, Wagub mengungkapkan untuk mendorong pemerataan pendidikan, Pemprov. Jabar telah membangun 15.000 Ruang Kelas Baru (RKB). Dari sekolah yang dibantu RKB diantaranya SDN Cijulang, Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis dengan jumlah RKB yang dibantu sebanyak 2 RKB.

    Di bidang kesehatan Pemprov. Jabar sudah berhasil memfasilitasi pembentukkan 1.000 Puskesmas Poned. Sejalan dengan program tersebut, di setiap desa disiapkan minimal 1 bidan desa. Untuk ke depan sudah dirancang penempatan minimal 1 dokter di 1 Puskesmas.

    Untuk mendorong kesinambungan pembangunan di pedesaan, sambung Wagub untuk sebagian desa telah difasilitasi anggaran untuk program desa peradaban dengan anggaran Rp.1 miliar per desa. Hingga saat ini tercatat ada 250 desa yang sudah mendapat dana tersebut.

    Dengan kondisi jumlah desa yang ada di Jabar yang telah  mencapai lebih dari 5.780 desa lebih, alokasi anggaran tersebut tidak mungkin diberikan untuk seluruh desa di Jabar karena anggaran dalam APBD Provinsi Jabar terbatas.

    Sebagai solusinya, imbuh Wagub dorongan untuk desa yang khususnya belum mendapatkan bantuan dana desa peradaban didorong anggaran untuk Bumdes dan  perbaikan sarana publik. Dalam implementasinya, mempertimbangkan kearifan lokal yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

    Sementara itu, Irfan dalam pertemuan tersebut mengungkapkan agar bantuan ke desa tepat sasaran , bantuan langsung diserahkan ke desa melalui transfer dari bank. Sementara itu, untuk mengevaluasi efektivitas program kini telah dibuat layanan sms. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan kondisi terkini tentang desa, diantaranya bentuk pengaduan atau bentuk kritik soal pembangunan desa.

    Untuk mendukung pembangunan ekonomi di pedesaan, DPRD Jabar telah merancang pembentukkan BUMD baru yang akan bergerak dalam bidang usaha menangani bidang pertanian. Nantinya BUMD tersebut, diantaranya akan membeli produk hasil pertanian dari seluruh desa yang ada di Jabar.

    Dorongan anggaran untuk bidang pendidikan, seperti bantuan sarana MI juga dialokasikan melalui dana hibah dan bansos. Agar tepat sasaran, ujar Irfan dana tersebut diberikan antara rekening pemberi dengan penerima. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus