Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Jabar Antre Buat e-KTP

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/SCAN-SIDIK-JARI3.jpg

    BANDUNG - Patut dicontoh. Ungkapan itu layak disandang Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf. Bagaimana tidak, meski Ia seorang pejabat sekaligus pemimpin Jawa Barat, namun tetap melakukan budaya antre. Hal ini terungkap dalam perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kantor Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kamis (19/7).

     "Saya bersama istri mau bikin e-KTP. Lalu apa saja yang harus dilakukan," tanyanya kepada petugas kecamatan. Setelah itu, wagub pun berkeliling kantor kecamatan dan mempertanyakan lebih jauh tentang e-KTP. "Menurut laporan dari masyarakat, tapi bukan di sini, masih ada yang dipungut biaya," imbuhnya. Lalu petugas kecamatan pun menjelaskan, jika pembuatan e-KTP merupakan program gratis dari pemerintah. Di sela-sela mengantre, wagub berbincang dengan
    warga lainnya untuk menyerap aspirasi. Bahkan tak sedikit dari mereka meminta foto bareng dengan artis pemeran 'Jojo' ini.

    Wagub menilai, proses pembuatan e-KTP di Jawa Barat berjalan lancar. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya target di sebagian besar kabupaten/kota. Begitu pula partisipasi dan antusiasme masyarakat yang dinilai cukup besar. Namun tak dipungkiri, masih ditemui beberapa kendala, antara lain terbatasnya alat/mesin e-KTP, yakni dua alat per kecamatan. Padahal di sisi lain Jawa Barat memiliki penduduk paling banyak sebesar 45 juta jiwa. Alhasil, hampir seluruh kecamatan di
    Jawa barat harus melayani ribuan warga setiap harinya, bahkan pada hari-hari tertentu petugas harus kerja lembur. "Pembuatan e-KTP berjalan lancar, tidak seribet yang dibayangkan," terangnya kepada para wartawan.

    Lebih jauh Kang Dede mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran pemerintahan serta partisipasi masyarakat dalam mendukung program e-KTP. "Perekaman data e-KTP ini butuh ketelitian yang luar biasa, alat hanya dua sementara orangnya ribuan. Dan yang perlu dicatat juga, masyarakat mempunya hak untuk mengecek ulang data," tandas Wagub yang juga berniat mengganti namanya menjadi Dede Yusuf Macan Effendi ini.

    Sementara itu, proses perekaman data e-KTP Wagub Jabar bersama Istri Sendy Yusuf yang dilakukan pukul 12.00 siang berjalan lancar dan tak lebih dari 5 menit. Sama seperti warga lain, usai mengantre, Wagub bersama istri mencocokkan data base, scan sidik jari, tes retina, dan membubuhkan tanda tangan pada mesin e-KTP. (*)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus