Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Hari Raya Idul Fitri, Stok Daging Sapi Memadai

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/nIMG_45052.jpg

    Bandung- Stok daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jabar, khususnya untuk memenuhi kebutuhan Raya Idul Fitri dengan merujuk kepada data-data dari Dinas Peternakan Jabar masih memadai. Merujuk kepada data tersebut, kini ada 400.000 lebih ekor sapi. Dengan jumlah tersebut, stok masih aman bahkan dihitung dapat memenuhi kebutuhan 45 hari, dari H-7 Bulan Ramadhan sampai H+7 Lebaran, papar Kadis Perindag Jabar, Ferry Sofwan Arif dalam keterangannya kepada wartawan di sela-sela kegiatan pemantauan kepokmas ke Pasar Kosambi (7/8).

    Ferry, lebih lanjut mengungkapkan merujuk kepada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya memasuki minggu ke-4 Bulan Ramadhan harga daging sapi mengalami lonjakan. Keadaan tersebut, diprediksi akan terjadi dalam menyambut Lebaran tahun ini. Kenaikan harga dalam situasi tersebut, disebabkan sisi psikologis masyarakat karena masyarakat banyak membeli daging sapi untuk keperluan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

    Dengan stok yang mencukupi, harapannya kendati ada kenaikan harga tidak akan melonjak secara signifikan. Dengan melihat harga tertinggi pada waktu Munggah, harga daging sapi menjelang Lebaran tidak akan melebihi Rp.95.000,- per Kg.

    Jika pada sebagian masyarakat, masih merasakan harga daging sapi tinggi disarankan untuk memenuhi keperluan daging diganti dengan barang lain seperti daging ayam. Jika dengan daging ayam masih memberatkan masyarakat dapat mengganti dengan ikan baik ikan tawar maupun ikan laut.

    Pasokan daging sapi, karena Jabar baru mampu menyediakan 20% dari jumlah kebutuhan, pasokan didatangkan dari Provinsi lain diantaranya Jateng dan Jatim. Untuk pasokan yang didatangkan melalui impor, ujar Ferry baik dalam bentuk bakalan untuk digemukkan maupun daging jumlahnya terbatas, apalagi proses impor dilakukan dalam waktu tertentu yaitu awal tahun dan pertengahan tahun. (Nur)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus