Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas RAPBD Perubahan Tahun 2012

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_8670.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam bagian lain penjelasannya atas jawaban Gubernur Jabar terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi di DPRD Jabar atas RAPBD Perubahan tahun 2012 dalam sidang paripurna DPRD Jabar (13/8) mengungkapkan sejumlah prioritas program pendidikan dan kesehatan dalam RAPBD Perubahan tahun 2012.

    Menurutnya, beberapa hal yang menjadi program prioritas dalam bidang pendidikan adalah pembangunan RKB, yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan ruang kelas baru yang belum sebanding dengan jumlah siswa/rombongan belajar dalam rangka meningkatkan daya tampung sekolah, yang penyebarannya disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat dan kondisi di daerahnya.
     
    Program berikutnya adalah dukungan penguatan pendidikan tinggi, yaitu untuk pelaksanaan pembebasan lahan penegerian PTS, masing-masing Unsika, Politeknik Sukabumi dan Unswagati.  Pembebasan lahnnya diperkirakan dapat diselesaikan pada tahun 2012. Sedangkan pelaksanaan status penegeriannya dapat dilakukan setelah pengadaan lahan selesai.
     
    Berkenaan dengan bea siswa, untuk penyaluran dana beasiswa satu siklus penyalurannya difasilitasi oleh Perguruan Tinggi sekaligus melaksanakan seleksi kelayakan mahasiswa penerima bea siswa.
     
    Usulan penambahan anggaran dalam RAPBD Perubahan tahun 2012 pada program pendidikan menengah dan tinggi ditujukan untuk pengadaan alat praktek SMK bidang teknik, mekanik, otomotif dan IT, biaya penyelenggaraan pameran pendidikan kejuruan dan biaya penyelenggaraan bimbingan teknis pembangunan RKB SMK, serta pendanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Sedangkan untuk peningkatan anggaran program manajemen pelayanan pendidikan diperuntukkan bagi kegiatan pelatihan pendidik, tenaga kependidikan dan program hibah kompetitif institusi. 
     
    Alokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan masyarakat miskin, tambah Gubernur, tersebar di program dan kegiatan fungsi pendidikan dan kesehatan yaitu beasiswa siswa miskin, guru bantu dan guru non PNS di daerah terpencil dan perbatasan, 
     
    pelatihan ketrampilan kejuruan, BOS, Jamkesda, Poned, revitalisasi Posyandu bidang kesehatan, rutilahu, penyediaan air bersih 
    perdesaan dan perkotaan serta program-program lainnya yang menyentuh masyarakat.
     
    Untuk sektor kesehatan penambahan anggaran yang diantaranya untuk program upaya kesehatan yang diperuntukkan bagi peningkatan kesehatan melalui pengembangan call center sistem penanggulangan gawat darurat terpadu, pojok laktasi untuk ibu menyusui serta pemenuhan media sosialisasi dan promosi kesehatan.
     
    Peningkatan anggaran juga dialokasikan untuk program manajemen pelayanan kesehatan, program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, program peningkatan sarana dan prasarana kesehatan serta sumber daya kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan program.
     
    Penambahan anggaran di sektor kesehatan, diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan kesehatan dengan meningkatkan kualitas tenaga kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan agar mudah dijangkau masyarakat serta jaminan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat miskin.
     
    Untuk mendorong kemajuan pembangunan di sektor kesehatan penambahan anggaran juga diusulkan untuk RSU Al Ihsan. Penambahan anggaran dialokasikan untuk pengadaan sarana dan prasarana, seperti pengadaan alat kedokteran penunjang diagnostik, alat sterilisasi bedah, alat strerilisasi central, USG 4 dimensi, dan alat-alat laboratorium kimia. Selain itu, untuk tambahan anggaran perencanaan kontruksi pembangunan gedung utama yang merupakan persiapan pembangunan fisik gedung pelayanan dan perawatan yang telah diusulkan dalam RAPBD Perubahan tahun anggaran 2013. (Nur)
     
     
     
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus