Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Inflasi Oktober 2012 Di Jabar 0,02%

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Untitled-1.jpg

    BANDUNG-Kepala BPS Jabar, Gema Puwarna dalam press conference yang berlangsung di Kantor BPS, Jalan PHH Mustofa (1/11) mengungkapkan Oktober 2012 IHK Gabungan Jabar yang meliputi : Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Sukabumi dan Kota Depok mengalami inflasi sebesar 0,02 %.

    Inflasi di tahun 2012 sampai Oktober mencapai 3,56% dan inflasi dari tahun ke tahun selama dua belas bulan berakhir sebesar 4,73%. Untuk inflasi Oktober 2012 terjadi kenaikan karena sebagian besar kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga.
    Dari 7 kelompok pengeluaran, 6 mengalami inflasi dan 1 menagalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,54%, disusul kelompok kesehatan 0,2%, kelompok sandang 0,25%, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,15%, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,07% serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,03%. Untuk kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi terjadi pada bahan makanan -0,55%.

    Dari tujuh kota pantauan IHK, lima kota mengalami inflasi yaitu Kota Sukabumi 0,42%, Kota Bandung 0,34%, Kota Bogor 0,27%, Kota  Tasikmalaya 0,18%, dan Kota Cirebon 0,09%. Dua kota mengalami deflasi yaitu Kota Bekasi -0,29% dan Kota Depok -0,14%.

    Selama Oktober 2012 tercatat beberapa komoditi mengalami kenaikan harga antara lain : mie 0,05%, wortel 0,04%, cabe merah, tariff air minum dan tempe masing-masing 0,02%, beras, jus buah, jeruk, nasi, mas perhiasan, kue kering berminyak dan komoditi lain masing-masing 0,01%.

    Adapun komoditi yang mengalami penurunan, ujar Gema, untuk  harga masing-masing : kacang panjang 0,05%, minyak goring 0,04%, bayam 0,03%, bawang merah, ketimun, petai, kentang dan buncis masing-masing 0,02%, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, ikan mas, gula pasir dan melon masing-masing 0,01%.(Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus