Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Ungkap Kondisi dan Rencana Pembangunan Infrastruktur

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/kunj-serbia5.jpg

    BANDUNG- Wagub Jabar, H. Dede Yusuf dalam nota jawaban atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi di DPRD Jabar, dalam sidang paripurna DPRD Jabar juga mengungkapkan kondisi dan rencana pembangunan infrastruktur.

    Wagub, dalam sidang tersebut mengungkapkan di tahun 2013 akan dilakukan program penanganan jalan melalui peningkatan jalan 53,3 KM, rehabilitasi jalan 122,8 KM, dan pemeliharaan jalan 2.015,17 KM. Melalui kegiatan tersebut, tingkat kemantapan jalan dapat mencapai 97,50 persen.
    Dukungan infrastruktur jalan ke pusat-pusat kegiatan ekonomi juga akan dilaksanakan, yaitu melalui perbaikan kondisi jalan Strategis Provinsi Rencana (SPR) menuju lokasi pusat-pusat produksi sepanjang 336,54 KM.

    Untuk pembangunan infrastruktur dengan mempergunakan pendanaan tahun jamak, dalam tahun 2012 telah diselesaikan peningkatan ruas jalan Bandung-Pangalengan, Cukul-Rancabuaya, peningkatan ruas jalan Cikajang-Pameungpeuk dan pembangunan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi.
    Sementara itu, untuk tahun 2013 akan dilaksanakan  pembangunan infrastruktur  di Jabar selatan yang meliputi : Cibareno-Palabuhanratu-Bagbagan-Surade-Sindangbarang_Rancabuaya-Pameungpeuk-Pangandaran-Kalipucang dengan target sepanjang 200 KM oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

    Wagub, menambahkan dalam rangkaian pembangunan infrastruktur, perbaikan irigasi juga akan dilakukan. Penanganan irigasi yang menjadi kewenangan pihak Pemprov. Jabar sebanyak 91 daerah irigasi.

    Untuk penanganan irigasi, di tahun 2013 telah dialokasikan anggaran untuk ruas-ruas prioritas. Kondisi jaringan irigasi di tahun 2012 diperhitungkan mencapai 64,70 persen dan diakhir tahun 2013 diperhitungkan 66 persen.

    Selanjutnya, untuk kegiatan rehabilitasi situ, ujar Wagub diprioritaskan pada wilayah sungai lintas Provinsi dan wilayah sungai strategis nasional, dimana saat ini situ-situ yang sudah terinventarisir sebanyak 854 situ dan dari jumlah tersebut sudah masuk data base sebanyak 516 situ. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus