Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Tak Butuh Garam Impor

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Kadis_Perindag_Jabar,_Ferry_Sofwan_Arif2.jpg

    BANDUNG- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Ferry Sofwan menyatakan, saat ini Jabar tidak membutuhkan impor garam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jabar.
     
    Menurut Ferry, kebutuhan garam untuk masyarakat masih bisa dipenuhi oleh para petani garam yang berada di wilayah Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon
     
    “Produksi petai garam di Indramayu dan Cirebon masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Jabar,” ucapnya
     
    Dari kedua daerah tersebut menurutnya, masing-masing mampu memproduksi 150 ribu ton dan 30 ribu ton garam setiap tahun, sementara konsumsi garam di Jabar setiap tahunnya berkisar antara 150 ribu sampai 180 ribu ton.
     
    Ferry menyatakan, meski Jabar tidak membutuhkan garam impor, namun saat ini pihaknya masih melihat pasar di Jabar dibanjiri oleh banyaknya garam impor.
     
    “Daerah tidak pernah tahu berapa banyak garam impor yang masuk, biasanya impor garam langsung dilakukan oleh pusat dan langsung masuk ke ritel-ritel, jadi kita tidak tahu berapa banyak garam impor yang didatangkan ke Jabar,” ujarnya.
     
    Melihat kondisi tersebut menurut Ferry, pihaknya kesulitan untuk melakukan kontrol terhadap peredaran garam impor di pasaran Jabar.
     
    “Importir biasanya langsung mendistribusikan garam impor itu ke pasaran, keran garam impor itu jelas tidak dapat dicegah, terlebih lagi ada payung hukum yang mengaturnya,” kata Ferry. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus