Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jembatan di Ds. Cikawung Rusak Berat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/222522_3683895027236_750568393_n.jpg

    TASIKMALAYA-Sangat miris, ditengah pembangunan yang begitu gencar dilakukan oleh Pemerintah baik pusat maupun daerah, masih saja terdapat sarana seperti jembatan yang berada dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak. Seperti halnya jembatan di Ds.Cikawung, Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kab. Tasikmalaya.

    Jembatan ini sudah ambruk lebih dari 10 tahun yang lalu yakni pada tahun 1996. Jembatan ini juga sebagai akses utama dari sekitar 15 kampung/dusun di Ds, Cikawung dan Cikuya Kecamatan Culamega - Kab. Tasikmalaya, demikian bunyi aspirasi warga Ds.Cikawung yang disampaikan ke redaksi jabarprov.go.id, Senin (19/11) melalui e-mail.

    Menurut informasi, jembatan tersebut pernah  direnovasi. Namun hasil renovasi hanya sepertiga bagian. Bahkan besi penyangga jembatan pun masih melengkung dan belum sempat diganti. Sampai sekarang kondisinya masih seperti itu. Dengan dana swadaya masyarakat diupayakan membenahi jembatan secara gotong royong sehingga bisa dilalui walaupun kalau tidak hati-hati akan berbahaya. Jembatan ini juga sebagai akses utama dari sekitar 15 kampung/dusun. Jembatan berada di Ds. Cikawung - Desa Cikuya - Kecamatan Culamega - Kab. Tasikmalaya

    Dalam sebulan terakhir dua pengendara sepeda motor terjun kedasar sungai dan mengakibatkan luka berat. Apa harus menunggu korban berikutnya  sehingga mendapatkan perhatian khusus dari pemda kab.tasikmalaya ? tanya warga setempat.

    Menurut salah seorang staff Dinas Bina Marga Kab. tasikmalaya, "untuk jembatan itu sudah dianggarkan, namun belum cukup anggaranya" jelasnya.   

    Masyarakat berharap, ada perhatian dari Pemerintah terutama Provinsi mengingat Pemerintah Daerah Kab. Tasikmalaya tidak mampu dan kurang perhatian.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus