Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Penyerapan APBD Prov. Jabar Trw.III 2012 Capai 78,9 %

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_6795.jpg

    BANDUNG-Penyerapan APBD Prov. Jabar sampai Triwulan III 2012 realisasi pendapatan APBD-nya mencapai 78,9 % sedangkan penyerapan belanja baru 54,3 % yang sebagian besar bersumber dari pelaksanaan belanja pegawai realisasinya mencapai 61,7 % dengan realisasi belanja modal hanya 37,1 %.

    Sedangkan untuk Kabupaten/Kota, realisasi pendapatan APBD mencapai 80,6 % dan realisasi penyerapan belanja hanya 55,9 % yang lebih banyak berasal dari realisasi belanja pegawai (68,4%) dengan realisasi belanja modal hanya 30 %. Hal demikian dikemukakan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Senin (17/12) saat menyerahkan DIPA Tahun 2013 di Aula Barat Gd. Sate Bandung.

    Lambatnya penyerapan belanja modal, tentu akan berdampak pada penyediaan infrastruktur sarana prasarana  pelayanan publik yang berarti juga akan mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah, jelas Gubernur.

    Menurut Gubernur Ahmad Heryawan, bahwa dalam rangka pelaksanaan perekonomian daerah mengutip kembali pesan Presiden SBY kepada Gubernur, yang disampaikan kembali kepada para Bupati/walikota, yaitu, pertama, agar mengawal pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun anggaran agar perekonomian rakyat bergerak lebih cepat. Kedua, tingkatkan kualitas belanja APBD dengan memastikan alokasi anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk program dan kegiatan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Ketiga, agar memberikan porsi yang lebih besar kepada belanja yang lebih produktif.

    Keempat, agar perda terkait pajak dan retrebusi daerah tidak bertentangan dengan pajak pusat dan menimbulkan disinsentif pada investasi daerah. Kelima, agar ditingkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan tingkatkan daerah yang mendapatkan predikat WTP. Keenam, manfaatkan dana otonomi khusus secara optimal untuk mengejar ketertinggalan. Ketujuh, pastikan pembayaran gaji, tunjangan dan honorarium guru dan dana BOS segera dilaksanakan tepat waktu. Kedelapan, tingkatkan kualitas sumber daya di daerah sehingga dapat bersaing pada tingkat nasional maupun global. Demikian pesan Presiden yang diulang kembali oleh Gubernur Ahmad Heryawan, yang khususnya ditujukan kepada para penerima DIPA Tahun 2013.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus