Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Cagub/Wacagub Jabar Sampaikan Visi dan Misi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_8649-berita.jpg

    BANDUNG-Sehubungan dengan tahapan penyelenggaraan Pemilukada Gubernur/Wagub  Jabar, Kamis (7/2) sudah memasuki masa tahapan kampanye. Tahapan tersebut diawali dengan penyampaian visi dan misi dari semua Cagub/Wacagub. Penyampaian visi dan misi tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Prov.Jabar, bertempat di Ruang sidang paripurna DPRD Jabar yang  dipimpin Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanegara dan didampingi para wakil Ketua DPRD Jabar.

    Pasangan dengan Nomor 1, yaitu Dikdik-Thoyib mengusung Visi, ""Tawadhu" (Tertib, Aman, Wibawa, Asri, Dinamis, Harmonis, Unggul) dan Misi yang berisi tujuh poin. Misi tersebut, pertama  mengembangkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan terampil, berbasis pada keluhuran budaya. Kedua, mengembangkan perekonomian rakyat yang berkeadilan, memberdayakan dan melindungi kelompok-kelompok rentan. Ketiga, membangun infrastruktur jalan, jaringan irigasi pertanian serta sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan. Keempat, mengembangkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel. Kelima, mengoptimalkan serta memelihara potensi sumber daya alam, potensi pariwisata dan kelautan. Keenam, meningkatkan pelayanan bidang pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat serta ketujuh, membina kehidupan yang harmonis sebagai aplikasi keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

    Pasangan Nomor 2, Yance-Tatang mengusung Visi Makmur, Unggul, Lestari, Inovatif dan Agamis (MULIA). Atas visi tersebut, pasangan Irianto-Tatang memaparkan Jabar masih dihadapkan dengan sejumlah permasalahan terutama yang berkaitan dengan indikator pencapaian IPM antara lain pendidikan, kesehatan dan daya beli. Selanjutnya, untuk merealisasikan visi tersebut, direncanakan tujuh misi pembangunan, pertama, mengembangkan sumber daya manusia bermutu dan terhormat berbasis iptek dan budaya lokal. Kedua, meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui kesepadanan industri dan pertanian dengan prinsip kelembagaan ekonomi yang kuat, mandiri dan berkeadilan.
    Ketiga, mengelola lingkungan secara selaras, lestari dan optimal secara berkesinambungan. Keempat, meningkatkan peranan dan kehormatan perempuan dalam pembangunan daerah berbasis kesetaraan gender yang bermartabat. Kelima, mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, berwibawa dan mengayomi masyarakat. Keenam, meningkatkan nilai tambah potensi alam dan geografis yang berbasis masyarakat dan budaya serta ketujuh meningkatkan pemahamanan dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan.

    Kemudian untuk Nomor 3, pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana menyampaikan Visi "babarengan baraya" (bahagia, sejahtera dan berkarya) menuju Jabaraya (Jabar berjaya). Sejalan dengan janji politik tersebut, disiapkan program tribakti sebagai misi pembangunan Jabar tahun 2013-2018, yaitu menjemput yang tertinggal, berdaya babarengan serta berkah dalam keragaman.

    Ketiga, misi tersebut merupakan jawaban untuk merespon kondisi yang dihadapi Jabar, antara lain : disparitas dalam kesejahteraan sosial dan pembangunan regional serta terdapat isu pembangunan Jabar yang lebih dititikberatkan ke daerah utara. Kondisi berikutnya, taraf pendidikan masyarakat belum sesuai harapan, rata-rata lama sekolah baru 8,02 point, Angka Harapan Hidup (AHH) masih dalam posisi 68,20 point disebabkan kurangnya akses kesehatan dan kualitas gizi. Kondisi dibidang penduduk juga nampak yaitu pertumbuhan penduduk yang mencapai 1,89%. Jika kondisi ini dibiarkan akan menimbulkan kompleksitas permasalahan pembangunan. Di bidang ekonomi, dihadapkan pada masalah belum dikembangkannya secara optimal pembangunan ekonomi berbasis keunggulan daerah terutama berbasis agro.

    Untuk pasangan Nomor 4, Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar mengusung Visi “Jabar maju dan sejahtera untuk semua". Aher-Demiz, atas visi tersebut menyampaikan 5 rencana misi pembangunan.

    Lima misi tersebut, pertama, membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing. Kedua, membangun perekonomian yang kokoh dan berkeadilan. Ketiga, meningkatkan kinerja pemerintahan melalui profesionalisme tata kelola dan perluasan partisipasi publik.
    Keempat, mewujudkan Jabar yang nyaman dengan pembangunan infrastruktur strategis yang berkelanjutan. Kelima mengokohkan kehidupan sosial kemasyarakatan melalui peningkatan peran pemuda, olahraga, seni dan budaya dalam bingkai kearifan lokal.

    Aher-Demiz, dalam penjelasannya juga mengungkapkan janji-janji, antara lain gratis SPP untuk siswa SD/MI sampai SMA/SMK/MA, pembangunan 20.000 RKB, beasiswa pendidikan untuk pemuda, tenaga medis, keluarga atlet berprestasi dan guru, revitalisasi 50.000 pos yandu dan dana intensif kader posyandu, mencetak 100.000 wirausaha baru dan membuka 2 juta lapangan kerja baru, 4 trilyun rupiah untuk infrastruktur perdesaan, rehabilitasi 100.000 rumah rakyat miskin, membanguan pusat seni dan budaya di Kabupaten/Kota serta membangun stadion olahraga di Kabupaten/Kota.

    Sedangkan untuk Nomor 5, yaitu Rieke-Teten Masduki mengambil Visi Jabar baru dan bersih. Komitmen tersebut, oleh pasangan Rieke-Teten dipaparkan dalam  visi-misinya. Rieke-Teten,  siap  memperbaiki  di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga pengembangan dunia usaha di pedesaan.

    Pasangan tersebut, juga  memperkenalkan Kartu Jabar Bangkit yang akan diluncurkan jika ia terpilih sebagai gubernur bersama cawagubnya. Kartu tersebut dimaksudkan  untuk mencegah  ada warga yang ditolak di rumah sakit karena miskin dan  jangan ada lagi anak tidak mampu tidak bisa sekolah.

    Ketua DPRD Prov. Jabar, Irfan Suryanagara diakhir penutupan sidang paripurna berharap agar kelima pasangan cagub/cawagub melaksanakan janji-janjinya untuk berkampanye secara baik dan tertib. Dana Pemilukada yang berjumlah 1,4 trilyun rupiah itu sungguh sayang dikeluarkan apabila kelima pasangan cagub/cawagub tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan pemilukada dengan baik. Oleh karena itu, dirinya mengajak untuk sama-sama menyukseskan penyelenggaraan Pemilukada Jawa Barat.


     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus