Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Cabe Rawit Melangit

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Harga-Cabe-Rawit-Melangit.jpg

     

    CIMAHI-Setelah harga bawang melambung, kini giliran harga cabe rawit yang melangit. Beberapa hari lalu, cabe rawit (cengek) merah jenis domba harganya antara Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kilo. Sedangkan Minggu (24/3) pagi, harganya mencapai antara Rp 51.000 sampai Rp 55.000 per kilo. Bahkan di Pasar Tradisional Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi ada pedagang cabe yang menjual hingga Rp 60.000 per kilo.
     
    Kenaikan harga cabe yang mencapai 100 persen itu, membuat ibu-ibu rumah tangga harus menambah alokasi anggaran kode ring bumbu dapur. Agar alokasi anggaran bumbu dapur itu tidak bertambah, banyak ibu-ibu rumah tangga mengurangi rasa pedas sambal atau masakan lainnya yang membutuhkan cabe.
     
    “Biasanya sekali membuat sambal satu porsi, cabenya bisa mencapai 5 buah. Sekarang satu buah saja,” kata Ibu Rini, penduduk RT RW 26 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi kepada jabarprov.go.id, Minggu (24/3). Ibu Mamat dan Ibu Novi juga melakukan hal yang sama dengan Ibu Rini.   
     
    Selain mengurangi rasa pedas sambal yang dibuatnya, Ibu Rini, Ibu Mamat dan Ibu Novi juga mengurangi jumlah cabe yang dibelinya. Biasanya, mereka sekali membeli cabe paling sedikit seperempat kilo. Tapi, mulai Minggu (24/3) mereka membeli yang sudah dikemas dengan kantong palstik kecil oleh pedagang cabe. Satu kantong plastik isinya 20 buah cabe rawit jenis domba, harganya Rp 2.000.
     
    Berdasarkan informasi yang dihimpun jabarprov.go.id, meroketnya harga cabe tersebut antara lain karena factor cuaca, sering turun hujan, sehingga banyak cabe yang busuk. Hal tersebut menyebabkan stok cabe jadi sedikit. (enal)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus