Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peringatan Hari OTDA di Kab. Karawang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/hari-OTDA(2).jpg

    KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang merayakan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XVII serta hari Malaria Sedunia Tingkat Kabupaten Karawang pada saat pelaksanaan Apel api di plasa Pemda Karawang beserta jajaran Pegawai Negeri Sipil lingkungan Kantor Bupati Karawang, Kamis (25/4)

    Bupati Karawang membacakan rangkuman sambutan dari Menteri Dalam Negeri RI mengemukakan dengan Tema hari Otda sendiri yaitu ”Dengan Otonomi Daerah Kita Tingkatkan Kapasitas Pemerintahan Daerah Untuk Percepatan Kesejahteraan Masyarakat”. Adapun pemaknaannya adalah  bahwa kapasitas penyelenggara pemerintahan daerah harus terus ditingkatkan sebagai konsekuensi perubahan lingkungan strategis sehingga dapat kompatibel, tangguh dan handal dalam melakukan urusan-urusan dan funsi-fungsi pelayanannya untuk semata-mata kesejahteraan masyarakat.

    Lebih lanjut Mendagri RI mengatakan, Otonomi daerah pada dasarnya mempunyai dua tujuan utama yaitu demokrasi dan  kesejahteraan. Tujuan demokrasi memposisikan pemerintahan daerah sebagai instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang secara agregat akan menyumbang terhadap pendidikan politik secara nasional untuk mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau Civil Society. Sedangkan tujuan kesejahteraan mengisyaratkan pemerintahan daerah untuk menyediakan pelayanan publik bagi masyarakat lokal secara efektif, efisien dan ekonomis.

    Selanjutnya mengenai Hari Malaria Sedunia Tingkat Kabupaten Karawang Bupati menyampaikan pesan ”Hari Malaria ini ialah suatu gerakan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat yang dilakukan terus menerus dan diarahkan pada sasaran yang tepat agar memberi hasil yang optimal. Oleh karena itu, peringatan hari malaria sedunia 2013 digunakan untuk menggalang kemitraan seluruh komponen masyarakat guna mendukung pengendalian malaria untuk mewujudkan eliminasi malaria.” Pesannya

    Langkah langkah konkret yang harus dilakukan antara lain, pertama,  melakukan penemuan dini orang yang diduga sakit malaria, untuk diperiksa dan diobati. pemerintah menyediakan obat anti malaria gratis di puskesmas dan rumah sakit ; Kedua  meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu serta menjangkau masyarakat di daerah terpencil.

    Ketiga, mendorong masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida jangka panjang di daerah endemis, agar tidak digigit nyamuk penular malaria dan agar menghindari keluar rumah di malam hari ; keempat melakukan pembersihan genangan air seperti di rawa-rawa, laguna dan tambak agar tidak menjadi tempat nyamuk berkembang biak ; kelima, melakukan identifikasi desa endemis malaria dan menjadikannya sebagai sasaran utama kegiatan eliminasi malaria.

    Keenam, mendorong pembentukan malaria center dan pos malaria desa ; dan ketujuh, melaksanakan koordinasi dan melibatkan lintas sektor dalam pengendalian malaria.
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus