Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gerakan Tanah di Majalengka

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/foto1.jpg

    BANDUNG - Kamis (2/5)-Gerakan tanah yang terjadi di Kampung Cigintung, Desa Cimuncang, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, disebabkan karena curah hujan yang tinggi.

    Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, akibat gerakan tanah itu membuat enam hektar sawah siap panen tertimbun
    longsor, 11 rumah rusak berat, 99 rumah rusak ringan hingga sedang, mengalami keretakan di bagian lantai dan dinding bangunan.

    Dampak lain, jalur jalan sepanjang 50 meter ambles sedalam 3 – 5 meter. Sedangkan warga yang mengungsi sebanyak 609 Kepala Keluarga
    atau 1.842 jiwa. Mereka mengungsi ke berbagai tempat.

    Kepala PVMBG, Surono mengatakan faktor penyebab terjadinya gerakan tanah karena curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama.

    Ia menjelaskan, kondisi geologi lokasi berupa breksi tufaan yang besifat meluluskan air pada bagian atas dan batulempung  yang kedap
    air pada lereng bagian bawah. Sehingga, bidang kontak tanah jadi lemah.

    Selain itu, banyak lahan basah berupa sawah dan kolam ikan, juga kemiringan lereng yang terjal yang menyebabkan material longsor mudah
    bergerak.

    "Longsoran di lokasi ini selain dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama. Menyebabkan lereng di bagian atas yang terjal
    dengan vegetasinya jarang menjadi tidak stabil dan longsor menimpa wilayah pesawahan," jelas Surono.

    Selain itu, ancaman dari material longsoran jika diguyur hujan terus–menerus dapat menyebabkan material longsor akan tererosi dan
    masuk ke aliran Sungai Cijurai yang memotong bagian tengah Kampung Cigintung yang dapat menimbulkan aliran bahan rombakan.

    Rekomendasi untuk mengatasi bencana alam itu sudah disampaikan kepada gubernur Jabar untuk segera ditindaklanjuti.tjo
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus