Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pelaku UKM Belum Tahu Pemberlakukan Pajak 1% UKM

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Pelaku-UKM-Belum-Tahu-Pemberlakukan-Pajak.jpg
    CIMAHI-Sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Cimahi mengaku belum mengetahui tentang adanya pengenaan pajak 1 persen bagi UKM. Mereka menganggap, pajak tersebut akan berdampak pada usaha yang mereka jalankan.
     
    “Belum, saya belum tahu kalau UKM juga kena pajak,” kata Marwan, pedagang bakso yang di Jalan Maharmartanegara, dekat Pasar Cimindi, Kota Cimahi kepada jabarprov.go.id, Selasa (2/7).
     
    Menurut Marwan, pengenaan pajak 1 % bagi UKM akan sangat berpengaruh pada usaha yang sedang dijalankannya. Ada kemungkinan, katanya, harga jual baksonya bisa dinaikkan. Tapi, di sisi lain persaingan usaha bakso semakin ketat karena semakin banyaknya para pedagng bakso di wilayahnya.
     
    Hal senada juga diungkapkan oleh Tatik Subiyanti, pemilik UKM Sale Pisang Kelana Sari, Aghna Nurishshifa, pemilik Dapur Abon, Tatang, pedagang bubur ayam dan Tukiman, pemilik warung nasi tegal (warteg) di Jalan Raya Amir Machmud, Kota Cimahi. Mereka juga mengaku belum tahu adanya pengenaan pajak 1 persen bagi UKM.
     
    Pedagang ayam goreng, bubur ayam dan gorengan di Parapatan Pharmindo, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi juga mengaku belum mengetahui adanya pengenaan pajak 1 persen bagi UKM.
     
    “Belum, belum ada yang memberitahu kalau UKM akan dipajeg,” kata Maman, pedagang ayam goreng.
     
    Seperti diketahui, terhitung 1 Juli 2013 Pemerintah telah memberlakukan pengenaan pajak sebesar 1 persen bagi UKM. Dasar hukum pengenaan pajak tersebut adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Final.
     
    Menurut PP tersebut, setiap UKM tanpa kecuali, mulai dari warung, toko, tukang bakso, bengkel, tukang bubur dan lainnya dikenakan pajak 1 persen. Adapun batas penghasilan tidak kena pajak UKM adalah Rp 2 juta per bulan. Jika omzet bulanannya, seorang pedagang bakso, ayam goreng atau warung nasi seebsar Rp 10 juta, berarti yang bersangkutan dikenakan pajak sebesar Rp 100.000. (enal)

    <div id="cke_pastebin" justify;"="">

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus