Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kemandirian Pertanian Jadi Fokus di Tahun 2014

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Kemandirian-Pertanian-Jadi-Fokus-di-Tahun-2014.jpg
    BANDUNG – Di sektor perekonomian bidang pertanian kini menjadi fokus perhatian mengingat kondisi saat ini banyaknya kebutuhan produk pertanian yang harus didatangkan melalui impor.
     
    Beberapa produk pertanian yang saat ini terpaksa didatangkan melalui impor antara lain : pisang, jeruk, bawang dan cabai. 
     
    Kondisi tersebut harus direspon oleh daerah. Sebagai jawaban solusi untuk mengatasi masalah tersebut, di tahun 2014 mendatang kemandirian pertanian di Jabar menjadi program prioritas, ungkap Kepala Bappeda Jabar, Deny Djuanda dalam keterangannya kepada jabarprov.go.I'd , akhir pekan lalu.
     
    Denya, lebih lanjut memaparkan untuk aksi plan kemandirian pertanian disiapkan di tahun depan. Namun, untuk strategi program akan dimulai dalam Perubahan APBD tahun 2013.
     
    Salah satu strategi yanbg disiapkan berupa sosialisasi penggunaan produk lokal untuk seluruh produk agribisnis.  Untuk sektor peternakan, mengingat sapi lebih banyak didatangkan dari luar, maka program swasembada sapi diubah menjadi swasembada protein hewani. Dengan pergantian program tersebut, untuk memenuhui kebutuhan protein dari sapi dapat diganti dengan komoditas lain yang banyak tersedia di Jabar antara lain unggas dan beberapa jenis ikan.
     
    Untuk ppenguatan bibit sapi, didorong pengembangan sapi lokal Jabar seperti Sapi Rancah yang sekarang sudah berkembang di daerah Pangandaran.
     
    Deny, dalam bagian lain keterangannya memaparkan merujuk kepada hasil evaluasi P2APBD tahun 2012, untuk program perekonomian kini menghadapi tantangan yaitu banyaknya penyuluh dan juru tera yang pensiun. Sebagai solusinya, khusus untuk juru tera sudah diusulkan konversi PNS menjadi petugas juru tera. PNS yang berlatar pendidikan D1 atau D2 dapat dididik dengan pendidikan selama enam bulan untuk menjadi juru tera. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus