Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Walikota Keluarkan SE Pengaturan Pemasangan Spanduk

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/aspanduk-melintang.jpg
    CIMAHI-Walikota Cimahi, Hj. Atty Suharti, SE telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pengaturan Pemasangan Reklame/Iklan/Spanduk di Kota Cimahi. SE Nomor 0045/2620/Satpol PP tersebut dikeluarkan dalam rangka pelaksanaan mewujudkan tata kehidupan Kota Cimahi yang tertib, nyaman dan tentram.
     
    Kepala Seksi Penegakkan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Kota Cimahi, Ero Kusnadi menjelaskan, dalam SE tersebut ditegaskan bahwa para Ketua Partai Politik, Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Dinas dan Instansi dilarang memasang spanduk dan papan iklan di kawasan khusus, yaitu di kawasan alun-alun dan sekitarnya sebagaimana ditegaskan dalam Keputusan Walikota Cimahi Nomor 180/Kep.129.Huk/2008 tentang Penataan Kawasan Khusus.
     
    Selain itu, lanjut Ero, dilarang menyebarkan atau menempelkan selebaran poster, slogan, pamplet dan yang sejenisnya di sepanjang jalan, pohon-pohon ataupun bangunan lain yang menjadi fasilitas umum dan fasilitas sosial, tanpa seijin Walikota.
     
    “Setiap penayangan reklame wajib mendapat izin dari Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Cimahi dan instansi terkait,” tegas Ero kepada jabarprov.go.id, Kamis (22/8).
     
    Penyelenggara reklame non komersial diizinkan maksimal pemasangannya selama (7) hari. Untuk penyelenggaraan reklame baligo harus menggunakan konstruksi atau rangka besi atau bahan yang memenuhi standar keamanan. Setiap penyelenggara reklame dilakukan pengawasan berdasarkan aspek tata ruang lingkungan, estetika dan kelayakan konstruksi.
     
    Ero menegaskan, Pemerintah Kota Cimahi melalui Satpol PP melakukan penertiban setiap penyelenggaraan reklame apabila tanpa izin, telah berkahir masa berlakunya dan tidak diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang belaku, tanpa peneng atau cap dinas atau telah terjadi perubahan sehingga tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan dan tidak terawat dengan baik.
     
    Berdasarkan pantauan jabarprov.go.id, Kamis (22/8), di Wilayah Kota Cimahi banyak spanduk, bandir dan baligo yang dipasang di kawasan khusus dan fasilitas umum, termasuk dipasang dengan cara membentang antara tiang listrik atau tiang telepon. Bahkan banyak spanduk yang terbentang di jalan-jalan tersebut yang kondisinya sudah robek, tidak indah dipandang mata. (enal)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus