Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Teh Jabar Harus Bangkit

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0120.jpg
    BANDUNG-Ketua Umum Dewan Teh Indonesia Rahmat Badruddin menyatakan 75 persen teh Indonesia ada di Jawa Barat. Sehingga adanya festival teh diharapkan mampu mengembalikan kejayaan teh Indonesia. Apalagi dalam 10 tahun terakhir, posisi teh Indonesia turun dari posisi 2 menjadi posisi 7 dunia.
     
    Lebih lanjut Rahmat menjelaskan, selama 20 tahun terakhir ini, di Indonesia lebih banyak suplai teh daripada konsumsi. Namun dalam  8 tahun terakhir di dunia, terjadi ledakan konsumsi yang berasal dari China dan India. Di kedua negara itu, kebiasaan minum teh sangat luar biasa. Bahkan di setiap mobil taksi ada suguhan teh hijau.
     
    Menurut Rahmat, Kementrian Pertanian akan menggelontorkan anggaran untuk membangun teh Indonesia, khususnya yang ada di Jawa Barat. Ada 75 persen produsen teh merupakan perkebunan rakyat yang harus dibangkitkan kembali. Apalagi teh Indonesia memiliki kualitas terbaik. Hanya saja promosinya masih minim.
     
    Sementara dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan kalau berbicara teh Indonesia, itu berarti membicarakan teh Jawa Barat. Apalagi teh merupakan komoditi yang sudah sangat lawas dan banyak dikelola oleh masyarakat.
     
    Di negara lain, ekspansi pengembangan perkebunan teh sangat luar biasa. Seperti di Vietnam yang terus menerus menambah luasan lahan perkebunan tehnya. Pengembangan perkebunan teh sangat dipengaruhi tingkat konsumsi di tingkat lokal. Dimana di China dan India, produksi teh banyak diserap oleh pasar lokal.
     
    "Kita harus membenahi teh Jawa Barat. Karena kejayaan teh Indonesia tetgantung pada pembangunan teh di Jawa Barat," tegas Heryawan saat membuka West Java Tea Festival 2013, Minggu (22/9) pagi di Jl Cikapundung Timur, Kota Bandung.
     
    Lebih lanjut Heryawan menyatakan, untuk membenahi teh Jawa Barat. Dimulai dari hulu hingga hilir. "Kita mulai dari perbaikan perkebunan teh rakyat yang mendominasi cakupan produksi teh Jawa Barat. Demikian juga dengan hilir berupa produk yang dikemas menarik. Untuk itu di setiap hotel berbintang harus ada suguhan teh Jawa Barat," ujarnya.
     
    Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Arief Santosa menyatakan, saat ini
    Konsumsi teh Indonesia baru mencapai 300 gram/kapita/tahun. Jumlah itu sangat jauh dibanding rata-rata konsumsi teh dunia yang mencapai 2.000 gram/kapita/tahun. Untuk itu pihaknya. Menargetkan untuk kedepan tingkat konsumsi  menjadi 500 gram/kapita/tahun.
     
    Pada festival teh Jawa Barat kali ini mengambil Tema "Teh Generasi Baru Untuk Pangan, Kesehatan dan Penyegar". Acara yang sudah dimulai sejak Jumat (20/9) itu dimeriahkan dengan beragam acara. Diantaranya pameran aneka produk teh. Dan untuk acara hari ini (Minggu, 22/9), diawali dengan jalan sehat bersama Gubernur dan Ibu Netty Prasetiyani.
     
    Hadir dalam acara, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Asisten Ekonomi Pembangunan, Asisten Kesra, Asisten Administrasi dan Keuangan. Selain itu turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Serta ratusan masyarakat yang turut hadir usai melaksanakan jalan sehat.
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus