Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Resmikan Pabrik PT Semen Jawa

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Daging-Ayam-Naik,-Gubernur-1.jpg

    SUKABUMIKAB-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama Duta Besar (Dubes) Thailand Paskorn Siriyaphan dan Bupati Sukabumi Sukmawijaya meresmikan pabrik PT Semen Jawa, Jl Pelabuhan 2 KM II Kecamatan Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/9) pagi. Hadir dalam acara itu jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi, direksi PT Semen Jawa dan para tokoh masyarakat.
     
    Dalam kesempatan itu, Heryawan bersama Dubes Thailand, Bupati Sukabumi dan Presiden Direktur PT Semen Jawa Kajohndet Sangsuban menandatangani prasasti dan menekan tombol sirine menandai dimulainya pembangunan pabrik semen. Rencananya pada tahap awal produksinya pada kuartal ketiga tahun 2015 mampu menghasilkan 1,8 juta ton/tahun. Adapun total investasi yang ditanamkan mencapai US$ 356 juta atau setara dengan Rp 3,4 triliun.

    Dalam sambutannya, Heryawan menyampaikan apresiasi atas investasi SCG asal Thailand bersama PT Triputra Arya dan PT Semen Sukabumi Industri membangun pabrik semen pertama di kawasan Jampang Tengah, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Posisinya yang strategis, hanya berjarak 95 kilometer dari Bandung Barat dan 130 kilometer selatan Jakarta.

    Lebih lanjut Heryawan berharap dalam 2 tahun, pabrik semen dapat mulai berproduksi. Dengan berjalannya produksi semen akan semakin memperkuat ketersediaan produk semen di tanah air, khususnya di Jawa Barat. Tentu hadirnya PT Semen Jawa menambah pabrik semen di kawasan Jawa Barat. "Kini tambah lagi, jadi akan ada 3 pabrik semen di Jawa Barat," ujarnya.

    Kontribusi pabrik semen sangat penting dalam proses pembangunan. Apalagi kebutuhan semen dalam negeri cukup tinggi sekitar 55 juta ton/tahun. Sebagian sudah mampu dipenuhi oleh pabrik semen dalam negeri. Begitupun, kehadiran pabrik semen harus berdampak positif dan sinergis dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. "Manfaat kehadiran pabrik harus nyata bagi masyarakat sekitar," tegasnya.

    Sementara Sukmawijaya rencana pembangunan pabrik semen ini sudah berlangsung sejak 9 tahun lalu. Pembangunan pabrik semen ini tentu akan menyerap banyak pekerja, khususnya dari masyarakat sekitar. Dan kelak ada 400 orang pegawai terserap dalam operasionalisasi pabrik. "Tentu secara umum, eksistensi pabrik ini akan berdampak kemajuan di kawasan Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

    Tentu lanjut Sukmawijaya, proses awal rencana pembangunannya banyak sejumlah tantangan. Khususnya terkait dengan dampak lingkungan yang dapat mencemari kawasan sekitar. Namun dugaan itu mampu dijawab karena ternyata pihak pembangun menjamin akan menekan dampak teresebut seminimal mungkin. "Kita akan buktikan bahwa teknologi penyaring emisi dan pengurang panas dapat menekan dampak polusinya," ungkapnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus