Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2014, Rp 21,672 Trilyun

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_7920.jpg

    BANDUNG-DPRD Prov.Jabar, menindaklanjuti  usulan Pemerintah Provinsi atas  Rencana APBD Provinsi Jabar tahun 2014 dan setelah melewati pembahasan di internal DPRD Jabar, akhirnya menyetujui atas usulan volume APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2014 sebesar    Rp 21.672.560.547.550,00

    Dengan demikian, Raperda tentang RAPBD Prov.Jabar tahun 2014 kini telah ditetapkan menjadi Perda. Persetujuan Perda tentang RAPBD Provinsi  Jabar tahun 2014 dilaksanakan dalam sidang paripurna DPRD Jabar yang berlangsung (20/12).

    Dalam sidang paripurna yang dihadiri Wagub Jabar, H. Deddy Mizwar, pihak Badan Anggaran DPRD Jabar memaparkan laporannya. Dalam laporannya, pihak Badan Anggaran DPRD Prov.Jabar yang dibacakan secara bergiliran masing-masing oleh Anggota Badan Anggaran DPRD Jabar, Deden Darmansyah dan Yod Mintaraga memaparkan pembahasan APBD Prov.Jabar tahun 2014.

    Berdasarkan pembahasan yang dilaksanakan melalui kajian dan penelaahan secara komprehensif, Badan Anggaran telah merasionalisasikan berbagai perangkaan baik yang menyangkut pendapatan, belanja maupun pembiayaan.

    Untuk bidang pendapatan, baik Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah semula Rp.15.883.743.872.394,00 mengalami peni ngkatan sebesar Rp.4.200.000.000.000,- sehingga menjadi sebesar Rp.20.083.743.872.394.
    Bidang belanja, yang semula sebesar Rp.17.169.985.547.550,00 mengalami peningkatan sebesar Rp.4.200.150.240.737,00 sehingga menjadi sebesar Rp.21.370.135.788.287,00 serta pembiayaan yang semula Rp.1.286.241.675.156,00 mengalami perubahan yaitu sebesar Rp.19.000.000.000,00 sehingga menjadi sebesar Rp.1.305.241.675.156,00.

    Dengan rasionalisasi beberapa indicator keuangan tersebut, volume APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2014 sebesar Rp.21.672.560.547.550,00.

    Badan Anggaran, atas kondisi APBD tahun 2014 memberikan rekomendasi dan kesimpulan. Untuk bidang pendapatan,  peningkatan target PAD dinilai merupakan langkah positif Pemprov. Jabar yang ditunjang oleh penerimaan dari sec
    ktor pajak rokok, peningkatan target penerimaan dari sektor pajak PBBKB sebagai dampak kenaikan harga BBM di pertengahan tahun 2013, intensifikasi pemungutan pajak kendaraan bermotor dengan peningkatan upaya penelusuran dana kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang serta peningkatan jumlah outlet pembayaran pajak dan samsat keliling.

    Sementara itu, penerimaan dari sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, masih harus ditingkatkan secara signifikan melalui pembinaan dan evaluasi terhadap BUMD-BUMD Pemprov. Jabar. Selain dari sektor pajak daerah, upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan peran masyarakat dalam pembiayan pembangunan.

    Bidang belanja, dengan kondisi anggaran yang terbatas, diharapkan rencana belanja daerah disusun berdasarkan skala prioritas dan diwujudkan secara sungguh-sungguh. 

    Untuk bidang pembiayaan, dalam hal penyertaan modal untuk BUMD yang di tahun 2014 dialokasikan untuk PT Jasa Sarana, PT Tirta Gemah Ripah dan PT BIJB, namun harus diiringi peningkatan kinerja BUMD. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus