Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Peringati 4 Hari Bersejarah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_7930.jpg

    BANDUNG. Pemprov. Jabar, secara resmi memperingati empat hari penting. Keempat hari penting yang diperingati masing-masing Hari Ibu ke-85,Hari AIDS, Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) dan hari Disabilitas Internasional.

    Keempat hari penting tersebut, diperingati dalam kegiatan upacara yang dipusatkan di Halaman Gedung Sate (23/12) dengan Irup GUbernur Jabar, H. Ahmad Heryawan.

    Gubernur, dalam kegiatan tersebut mengatakan, peringatan Hari Ibu ke-85 mengangkat tema "Peran perempuan dan Laki-Laki dalam Mewujudkan Demokrasi yang Partisipatif dan Pembangunan Inklusif", tema ini diangkat untuk semakin menyadarkan semua pihak bahwa kaum perempuan sebagaimana kaum laki-laki merupakan aset dan potensi yang turut menentukan kemajuan bangsa.

    Dalam momentum Peringatan Hari Ibu ke-85 Pemprov. Jabar untuk yang ketiga kalinya kembali mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi terhadap komitmen, kerja keras dan prestasi seluruh komponen pembangunan di Jabar dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG),
    pemberdayaan perempuan serta perlindungan dan upaya pemenuhan hak-hak anak, jelasnya.

    Untuk tema peringatan Hari AIDS sedunia mengangkat tema "Cegah HIV-AIDS, lindungi pekerja, keluarga dan bangsa". Tema ini, merupakan semangat untuk menghapuskan stigma negatif terhadap para pengidap HIV/AIDS. Diharapkan melalui berbagai aksi solidaritas yang terus dibangun tidak menjadi kelompok termarginalkan sehingga mereka memiliki kepercayaan diri untuk bisa berkarya dalam berbagai bidang.

    Kemudian, sambung Gubernur, dengan peringatan HKSN merupakan momentum strategis untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

    Sementara itu, berkaitan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional yang tahun ini mengangkat tema "Hapus Hambatan, Wujudkan Masyarakat Inklusif" mengandung makna pengakuan akan eksistensi penyandang disabilitas, sekaligus peneguhan komitmen serta kepedulian seluruh komponen untuk mewujudkan kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas.

    Dengan momentum ini, perlakuan tanpa diskriminasi terhadap penyandang cacat harus menjadi fokus perhatian semua pihak, melalui program-program pemberdayaan serta upaya pemenuhan hak dan kesempatan dalam segala aspek kehidupan. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus