Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Warga Antusias Daftar Jadi Peserta BPJS Kesehatan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8001.jpg

    CIMAHI-Sejak dibuka pendaftaran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kamis (2/1), Kantor BPJS Kota Cimahi di Ruko Kota Mas, Jalan Kota Mas Raya Nomor 1, Kompleks Perumahan Kota Mas, Kota Cimahi, setiap harinya, kecuali hari libur, didatangi ratusan masyarakat.

    Berdasarkan pantauan jabarprov.go.id, Senin (6/1) ratusan masyarakat yang memadati Kantor BPJS tersebut datang untuk meminta penjelasan mengenai program-program BPJS dan  daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

    Menurut Kepala Operasional BPJS Kesehatan Kota Cimahi, Sedy Fajar Muhammad, animo masyarakat Kota Cimahi terhadap BPJS Kesehatan cukup tinggi. Menurut data penerimaan peserta BPJS Kesehatan, sejak Kamis (2/1) hingga Senin (6/1) tercatat  lebih dari 400 warga Kota Cimahi mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan.

    Mendaftar untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan, menurut Sedy, sangatlah mudah. Masyarakat hanya membawa photocopy KTP, Kartu Keluarga dan foto terbaru ukuran 3 cm X 4 cm. Kemudian mengisi formulir yang telah disediakan oleh kantor BPJS. Nilai presmi yang dibayarkan untuk rawat inap kelas I Rp 59.500, kelas II Rp 42.500 dan kelas III Rp 25.500.

    Mahmud, salah seorang warga Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, yang mengambil nomor antrian 157 calon peserta BPJS Kesehatan, Senin (6/1) menyatakan, uang premi yang harus dibayarkan untuk jaminan kesehatan tersebut, tidaklah besar, cukup terjangkau. Mahmud segera mendaftar karena dirinya sangat memahami betul tentang betapa pentingnya jaminan kesehatan bagi dirinya dan keluarganya.

    Hal senada juga dikatakan oleh Nengsih, warga Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah. Ibu tiga orang anak yang sehari-harinya membuka usaha warung nasi di Pasar Antri itu, ingin segera daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan karena ingin ada jaminan kesehatan bagi dirinya dan ketiga anaknya. “Ya, untuk jaga-jaga saja agar tidak terlalu repot memikirkan biaya pengobatan jika sakit. Inginnya sih selalu sehat,” katanya. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus