Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Di Katulampa, BKSP-PU Sepakat Atasi Banjir Jakarta

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8082.jpg

    BOGOR - Forum Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) menapak langkah bersejarah dalam menangani bencana banjir di Ibukota Negara, DKI Jakarta.

    Senin (20/1) siang di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Forum BKSP Jabodetabekpunjur dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan duduk bersama.

    Ketua Forum BKSP Jabodetabekpunjur Ahmad Heryawan --yang juga Gubernur Jawa Barat-- menjelaskan, Kementerian PU akan menandatangani kesepakatan untuk menggelar langkah nyata menanggulangi persoalan banjir tahunan di Jakarta, khususnya.

    "InsyaAllah, saya dengan Pak Jokowi (Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo) dan dari Provinsi Banten akan menandatangani kesepahaman dengan Kementerian PU. Mudah-mudahan langsung oleh Menteri PU atau minimal Dirjen (Direktur Jenderal) Pengairan," papar Heryawan di Bendung Katulampa, Senin pagi ini.

    Diutarakan, langkah konkret penanganan banjir Jakarta harus dimulai dari hulu dan ruas tengah sungai-sungai di Jawa Barat, hingga kawasan hilir di Jakarta.

    Di hulu, Heryawan menjelaskan, berupa penggalakan penghijauan dan normalisasi sungai terus menerus.

    Langkah besar yang segera dilaksanakan, jelas Heryawan, yakni pembangunan waduk raksasa di Ciawi, Kabupaten Bogor. Satu waduk yang lain belum ditentukan lokasinya, namun diperkirakan di titik yang mengarah ke hilir.

    Waduk yang dimaksud, papar Heryawan, akan menampung aliran air yang selama ini penuh masuk ke Jakarta.

    "Pembangunan waduk sudah lama diwacanakan, namun tak kunjung dilaksanakan. Mudah-mudahan kesepakatan hari ini berjalan lancar. Tahun depan pembebasan lahan dapat dilaksanakan," harapnya.

    Heryawan menandaskan, persoalan banjir Ibukota Negara dan provinsi tetangganya harus ditangani secara intensif. Masalah ini tidak akan terselesaikan secara tuntas bila upaya yang dilakukan bersifat parsial.

    "Saya berharap, hari ini adalah hari terakhir kita bicara banjir hanya pada saat banjir datang. Kita harus menyelesaikannya secara intensif beberapa tahun ke depan," ungkapnya.

    Agenda penandatanganan Kementerian PU dengan Forum BKSP Jabodetabekpunjur di Bendung Katulampa menjadi tontonan warga sekitar. Mereka berbondong-bondong berkumpul di sekitar Bendung Katulampa, meski hujan rintik sejak pagi hari.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus