Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sertifikatkan Tanah Milik untuk Hindari Sengketa

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8145.jpg

    CIMAHI-Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cimahi, Eka Diana mengimbau agar masyarakat Kota Cimahi yang belum menyertifikatkan tanahnya, segera mengurusnya ke Kantor  BPN Kota Cimahi. Hal tersebut, dilakukan untuk menghindari terjadinya sengketa atas tanah tersebut dikemudian hari.

    “Bukti kepemilikan tanah/bangunan berupa sertifikat harus dimiliki supaya terhindar dari sengketa tanah di kemudian hari,” kata Eka Diana di Kantor BPN Kota Cimahi, Jalan Encep Kartawiria, Kota Cimahi kepada wartawan

    Kepala Seksi Sengketa Konflik dan Perkara BPN Kota Cimahi, Eddy Suryadi mengungkapkan, dalam tahun 2013 lalu, BPN Kota Cimahi menangani 33 kasus sengketa tanah dan dari 33 kasus tersebut, sebagian besarnya adalah kasus sengketa tanah ahli waris.

    Sengketa tanah ahli waris, lanjut Eddy, cukup banyak karena melibatkan banyak orang. Salah satu contohnya, ada sebidang tanah dengan ahli waris sebanyak 5 orang. Namun, ketika mengurus tanah tersebut, yang membubuhkan tanda tangan hanya 3 orang saja, yang 2 orang lagi belum menyetujui dengan alas an berada di luar kota.

    “Hal seperti itulah yang mengakibatkan banyaknya kasus sengketa tanah ahli waris karena dengan tidak ditandatanganinya oleh semua ahli waris, menjadi cacat hukum,” katanya.

    Berdasarkan Peraturan Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2011, lanjut Eddy, kasus sengketa tanah harus bisa dilakukan penyelesaiannya dengan cara mediasi yang dibantu oleh pihak BPN. Oleh karena itu, katanya, pihaknya selalu mengupayakan mediasi atau dengan cara kekeluargaan dalam menyelesaikan kasus sengketa tanah.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus