Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher : Politik Itu harus Memberi Manfaat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8848.jpg

    BANDUNG- Gubernur Heryawan tampil sebagai pembicara utama dalam diskusi politik bertajuk, "Jawa Barat dan Suksesi Politik Nasional" yang dihadiri sekitar 200 perserta dari berbagai latarbelakang termasuk dari sesepuh Jawa Barat, dan Paguyuban Pasundan, Senin (12/5) bertempat di Hotel Aston pasteur Bandung.

    Pembahasan seputar definisi politik mencuat ketika tiga pembahas dari kalangan kampus berbicara, yakni Prof. Dr. Ganjar Kurnia (Rektor Unpad), Prof. Dr. Dede Mariana (Gurubesar Unpad), dan Dr. Asep Salahudin. Gubernur yang duduk di tengah hadirin, usai menyampaikan paparannya di awal diskusi, ikut menanggapi berbagai pandangan yang mencuat dalam sawala.

    "Definisi politik itu sederhana. Ada tindakan untuk kepentingan orang lain, itulah politik. Dan, politik yang terbaik kalau tindakan kita bermanfaat bagi orang banyak," tandas Gubernur.

    Peserta diskusi tampak menyimak antusias Aher karena lebih konkret. "Karena itu, ruang-ruang politik formal harus diisi oleh orang-orang baik. Tentu maksudnya supaya produk politik memberi manfaat kepada masyarakat luas," jelas Aher lagi.

    Dalam konteks tersebut, Gubernur Heryawan mendorong agar siapapun tokoh masyarakat tak segan untuk tampil, termasuk di pentas nasional.

    Rektor Unpad Prof. Ganjar menegaskan hal serupa. Menurutnya, tokoh Jawa Barat sepatutnya ikhlas melepas dan mendukung penuh putra daerah yang diwakafkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

    Namun, Prof. Ganjar mengingatkan, agar masyarakat Jawa Barat membuka jalan agar tokoh yang diwakafkan itu benar-benar menjadi negarawan. Jangan kemudian dengan alasan menggiring proyek dari Pemerintah Pusat ke Jawa Barat lalu akhirnya terjadi KKN.

    Terhadap pandangan Rektor Unpad, Aher sependapat bahwa tokoh nasional harus mengayomi seluruh warga se-Indonesia tanpa membedakan latarbelakang politiknya sekalipun.

    "Tetapi, kalau nantinya keterbelakangan Jabar Selatan dalam beberapa hal diperhatikan, itu proporsional saja, bukan nepotisme," demikian Gubernur Heryawan menyatakan pandangannya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus