Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Disparbud Jabar Gelar Kegiatan West Java Heritage Expedition BPKSNT 2014

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8955.jpg

    BANDUNG- Disparbud Jabar, melalui  Balai Pengelolaan Kepurbakalaan Sejarah dan Nilai Tradisional (BPKSNT) siap menggelar “West Java Heritage Expedition BPKSNT 2014.
     
    Kegiatan tersebut, dijadwalkan akan berlangsung  dari tanggal 2 s/d 4 Juni 2014, yang akan melalui 3 Etape. Jalur Etape I  Bandung – Cangkuang (Kab. Garut) – Panjalu (Kab. Ciamis) – Kawali (Kab. Ciamis). Etape II, Kawali (Kab. Ciamis) – Jembatan Cirahong (Kab. Ciamis) – Pamijahan (Kab. Tasikmalaya) – Rancabuaya (Kab. Garut). Etape III, Rancabuaya (Kab. Garut) – Cisewu (Kab. Garut) – Pangalengan (Kab.Bandung) – Cikondang (Kab. Bandung) – Bandung.
     
    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Drs. Nunung Sobari MM dalam release yang diterima jabarprov.go.id (2/6) menjelaskan  Jawa Barat memiliki cagar budaya yang beraneka ragam yang merupakan kekayaan budaya sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan pariwisata, sehingga perlu dilestarikan dan dikelola secara tepat, melalui upaya pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan, dalam rangka memajukan kebudayaan Jawa Barat dan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
     
    “Saat ini cagar budaya di Jawa Barat belum sepenuhnya terdata dan terungkap. Disamping itu kepedulian masyarakat terhadap cagar budaya di Jawa Barat relatif masih kurang.
     
     Hal ini disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya, kurangnya sosialisasi akan pentingnya cagar budaya dan potensi cagar budaya yang ada, belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk kepentingan sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan pariwisata.
     
    Memasuki millennium baru, sambung Nunung budaya dipandang sebagai sumber daya yang dapat menjadi inspirasi kreatif yang dapat menjadi keunggulan dan daya saing bangsa diera pasar global.
     
    Namun, untuk dapat mengangkat hal tersebut, dibutuhkan komitmen dan partisipasi publik. Atas dasar itulah, Balai Pengelolaan Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai Tradisional (BPKSNT) Disparbud  Jawa Barat menyadari akan permasalahan dan potensi tersebut, sehingga menjadikan program eksplorasi dan pemanfaatan cagar budaya dapat menjadi salah satu daya ungkit bagi daya saing tersebut.  
     
    Para peserta “West Java Heritage Expedition BPKSNT 2014” akan melaksanakan Ekskavasi penyelamatan dan konservasi yang dilaksanakan di Candi Cangkuang, workshop, kemah budaya dan Pembentukan Agent Cagar Budaya. Narasumber yang hadir tenaga ahli, Prof. Dr. Agus Aris Munandar, Balai Arkeologi Jawa Barat, Balai Cagar Budaya Serang. Sedangkan untuk, peserta yang ikut serta sebanyak 50 orang, 9 orang dari kalangan akademisi, media cetak dan elektronik 9 orang, komunitas atau penggiat budaya 8 orang, PNS non provinsi 8 orang, tenaga ahli 4 orang dan panitia 12 orang. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus