Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Targetkan Soft Launching Monorel Bandung Raya Akhir Agustus

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9413.jpg

    BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan soft launching pembangunan monorel Bandung Raya yang terbentang dari Tanjungsari Kabupaten Dumedang hingga Ngamprah Kabupaten Bandung Barat bisa dilakukan paling lambat pada akhir AGustus 2014 mendatang. Demikian dikemukakan Penanggung Jawab Pembangunan Monorel Bandung Raya, Iwa Kartiwa.

    Menurut Iwa, seluruh persyaratan administrasi untuk pembangunan monorel Bandung Raya saat ini sudah selesai dilakukan tinggal menunggu beberapa permasalahan yang berkaitan dengan kelengkapan administrasi lainnya.
    “Perkembangan rencana pembangunan monorel Bandung Raya lancer, mudah-mudahan akhir Agustus ini soft launching bisa dilakukan,” ujar Iwa, yang juga Asisten Daerah IV Bidang Administrasi Pemprov Jabar.

    Iwa mengatakan, ada empat item yang akan diselesaikan oleh Pemprov Jabar menjelang soft launching, diantaranya join venture antara PT Jasa Sarana yang di tunjuk oleh Gubernur sebagai pengelola jabar monorel dengan PT SII (Sarana Infrastruktur Indonesia), pembantukan PT Jabar Monorel yang saat ini masih di Kementerian Hukum dan HAM, menyeleseikan finalisasi trek yang akan kepada  kementerian perhubungan untuk mendapatkan rekomendasi  untuk selanjutkan di tetapkan dalam Peraturan Gubernur serta perjanjian kerjasama Pemprov dengan badan pengelola monorel ini.
    “Dan bila poses ini selesai sebagai dasar hokum dan elemen masyarakat mendukung dengan rencana ini, kita akan lakukan soft launching,” ucapnya.

    Menurut Iwa, pihaknya menginginkan pembangunan monorel ini tahapannya sesuai dengan prosedur hukum dan sesuai, sehingga perjalanan pembangunan monorel Bandung Raya ini tidak ada hambatan dikemudian hari.

    “Dengan semua prosedur kita lakukan, sehingga dari sisi regulasi kita tidak melanggar aturan, maka upaya untuk menjadikan moda trasportasi ini untuk mengrangi kemacetan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai dengan baik,” kata Iwa, dalam diskusi dengan wartawan di Jalan Anggrek 42 Bandung, Kamis (07/08). (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus