Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Di Hari Kesatuan Bhayangkari, Netty Tekankan Perlindungan Anak

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9538.jpg

    BANDUNG -- Anak harus dilindungi dari diskriminasi dan kekerasan. Kita semua mempunyai peranan dan tanggung jawab yang sangat penting di masyarakat untuk melindungi anak-anak yang merupakan calon generasi penerus bangsa.

    Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Permberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Prov. Jawa Barat Netty Heryawan menyampaikan hal ini pada acara Talkshow "Stop Kekerasan Terhadap Anak" dalam rangka Hari Kesatuan Bhayangkari ke-62 di Aula Mulyono Mapolda Prov. Jabar Bandung, Kamis (21/8).

    Netty mengataka  dengan adanya fenomena kekerasan terhadap anak terus bergulir, kedudukan anak dalam rumah tangga sering kali memiliki posisi rentan. Karena secara fisik anak-anak lebih lemah dari pada orang dewasa dan masih bergantung pada orang-orang dewasa di sekitarnya.

    Disamping itu, Pemerhati Anak dari UNICEF, Yeni Wahid mengatakan bahwa pertahanan utama bagi anak yaitu dari keluarga itu sendiri. Baik dari faktor mental dan fisik yang harus terus di perhatikan.

    "Terlebih orang tua sekarang ini harus memberikan pengetahuan dan penjelasan mengenai seksualitas tentang private area yang disesuaikan dengan umur anak tersebut," tegas Yeni.

    Kasat Reskrim Sukabumi Kota Sulaeman Salim menyebutkan berbagai jenis kekerasan diterima oleh anak-anak, seperti kekerasan verbal, fisik, penelantaran maupun pelecehan seksual.

    "Ironisnya pelaku kekerasan terhadap anak biasanya adalah orang yang memiliki hubungan dekat dengan si anak, seperti keluarga, guru maupun teman sepermainannya," tuturnya.

    Maka dari itu, Netty selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Permberdayaan Perempuan Dan Anak Prov. Jawa Barat membuat program 20 menit mendampingi anak sebagi bentuk mengurangi angka kekerasan terhadap anak.

    "Dengan cara demikian diharapkan keluarga-keluarga di Jawa Barat lebih keharmonisan dan keintiman dapat terjaga. Dan dapat mengetahui setiap perubahan yang terjadi pada anak baik yang menyimpang atau tidak," harap Netty.

    Talkshow ini turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Novita Iriawan, Pemerhati Anak/Pendekar Anak dari UNICEF Hj. Yenny Wahid, Kasat Reskrim Sukabumi Kota Sulaeman Salim dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Yudha Ningrum Rycko.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus