Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Daging Ayam Mahal karena Pakan Mahal

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9647.jpg

    BANDUNG - Pakan ternak menjadi komponen utama dari peternakan ayam potong. Sehingga jika harga pakan naik maka harga jual ayam potong ikut merangkak.

    Kepala Dinas Peternakan Jabar Dodi Firman mengatakan harga jual ayam dalam beberapa minggu mencapai 36 hingga 38 ribu per kilogram. Harga itu menurutnya sudah cukup mahal.

    "Dari penelusuran mahalnya harga ayam karena harga pakan impor naik," tegasnya.

    Menurutnya, kondisi pakan ayam cukup berpengaruh pada perkembangan harga daging ayam. Pasalnya Jabar, masih memiliki kebergantungan besar pada pakan impor.

    "Sekitar 60 % pakan impor sehingga hal itu berpengaruh pada harga jual daging ayam karena harga pakan impor mengacu pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS)," katanya.

    Biasanya kenaikan harga daging ayam karena kenaikan harga ayam bakalan atau DOC. Day Old Chicken (DOC) diJabar tidak mengalami masalah kekurangan stok. Bahkan, Jabar mengalami surplus DOC.

    "Kebutuhan DOC Jabar sekitar 5.000 ekor per bulan. Kondisi saat ini, ketersediaan DOC mencapai 6.000 ekor," sahut dia. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus