Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dago 358 Sah Milik Pemprov Jabar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9754.jpg

    BANDUNG – Pengadilan Tinggi Bandung memenangkan gugatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat cq Kepala Dinas Peternakan Jabar atas tanah dan bangunan yang terletak dan dikenal di Jl. Ir. H. Djuanda no. 358 Bandung (Kantor Dinas Peternakan) melawan Rd.Ipit Sumpena Adikoesoemah dkk yang mengklaim sebagai pemilik lahan di Dago 210 tersebut sebagai tergugat.     

    Kepala Biro Humas, Protokol dan Umum (HPU) Setda Jabar Ruddy R Gandakusumah, Senin (22/9) kemarin mengatakan, putusan tersebut tertuang pada amar putusan Pengadilan Tinggi Bandung tertanggal 20 Agustus 2014.

    Isi amar putusan Pengadilan Tinggi Nomor:107/PDT/2014/PT.Bdg tersebut menyatakan bahwa pengadilan menerima permohonan banding dari pembanding. Lalu membatalkan putusan PN Bandung 30 Oktober 2013 Nomor 57/Pdt/Bth/2013/PN.Bdg.

    Putusan tersebut juga dari hasil pemeriksaan setempat pada objek gugatan menyatakan bahwa tanah dan bangunan Kantor Disnak Jabar seluas 2.910 meter persegi merupakan tanah yang dahulunya adalah persil 24D.I yang terletak di Blok Dago.

    Sedangkan tanah yang diklaim ahli waris Ipit Sumpena dan dicantumkan dalam putusan Peninjauan Kembali No.444 PK/Pdt/1993 tertanggal 29 April 1997 adalah tanah persil 46 D.III di Blok Roi.

    Pengadilan Tinggi juga menyatakan penetapan Ketua PN Klas 1A Bandung Nomor 10/Pdt/Eks/1998/PN BDG Jo Nomor 247/Pdt/G/1989/PN BDG Jo Nomor No.444 PK/Pdt/1993 tertanggal 22 Januari 2013 tidak dapat dilaksanakan karena adanya kesalahan objek (error in objecto) yakni perbedaan lokasi persil.

    "Putusan juga menyatakan bahwa tanah dan bangunan Disnak Jabar adalah tanah dan bangunan yang sah milik Pemprov Jabar," kata Ruddy.

    Pengadilan juga menghukum tergugat untuk membiayai perkara dalam kedua tingkat peradilan pertama sebanyak Rp 4.717.000 dan dalam tingkat banding sebanyak Rp 150.000.

    Ruddy mengatakan, dari hasil pemeriksaan setempat oleh Pengadilan Tinggi Jabar tertanggal 12 September 2013,terbukti tanah yang diklaim ahli waris adalah tanah persil yang berlokasi di jalan Dago Asri, belakang kantor Bappeda Jabar. "Itu kan di seberangnya. Bukan di kantor Disnak Jabar dan Puskesmas Coblong," katanya.

    Ruddy juga menegaskan dengan keluarnya putusan ini, tidak ada alasan apapun hukum bagi mereka untuk menempati tanah dan bangunan tersebut. "Kami akan membuat laporan polisi atas penguasaan tanpa hak oleh mereka," katanya.

    Permintaan penegakan hukum ini dilakukan karena dasar hukum ini sudah kuat, yang menunjukan klaim Ipit Sumpena dkk tidak berdasar. "Kita meminta hukum ditegakan dan kepolisian segera turun tangan agar ada kepastian. Kami tidak mentolerir perbuatan main hakim sendiri dengan menyerobot tanpa hak," katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus