Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pengembangan Kota Layak Anak

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9836.jpg

    BANDUNG-Secara terminologis, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk  yang masih dalam kandungan.

    Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menjelaskan, atas terminologi tersebut maka cakupan permasalahan anak begitu luas. Salah satunya adalah sistem/pola pengasuhan baik di rumah maupun dimasyarakat haruslah yang dapat memberi teladan.

    Oleh karena itu, tegas Netty, Kota Layak Anak (KLA) disetiap Kabupaten/Kota di Jawa Barat perlu dibangun.

    Ini disampaikannya pada Acara Pertemuan Gugus Tugas  Pengembangan Kota Layak Anak Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2014 dengan Tema "Peran TP PKK Provinsi Jawa Barat Dalam Mendukung Upaya Pengembangan Kota Layak Anak" di Aula BP3AKB Prov. Jawa Barat Bandung, Kamis (2/10).

    Ada beberapa klaster Hak Anak yang fokus harus dilindungi antara lain hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya serta perlindungan khusus.

    Selanjutnya, Netty menjelaskan Kota Layak Anak (KLA) merupakan sistem pembangunan Kabupaten/Kota yang mengintegrasi komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Hal tersebut terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.

    Dengan KLA, ada beberapa bidang yang terkait dan harus diperhatikan oleh gugus tugas. Yakni, bidang pendidikan, bidang lingkungan hidup, bidang pariwisata, bidang partisipasi anak, bidang infrastruktur, dan bidang kesehatan.

    Gugus Tugas pengembangan KLA di masyarakat ini diisi tenaga yang memahami konsep KLA, mempunyai dasar hukum dan panduan oprasional KLA, gugus tugas KLA yang aktif dan adanya sarana dan prasarana kerja.

    Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Prov. Jawa Barat Neny Kencanawati mengharapkan adanya sebuah perubahan yang lebih baik di masa yang akan datang dengan bantuan dari pihak pemerintah daerah terkait. "Ini dapat mempermudah kinerja dari gugus tugas yang kompeten," tegasnya.

    Pada akhir sambutannya, Netty Heryawan berharap harus adanya kerjasama dari berbagai pihak sehingga segala upaya dan pencegahan dapat dilakukan dengan baik. Agar peradaban bangasa dapat terjaga dan mempunyai sumber daya yang unggul siap bersaing.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus